"Janganlah sekali-sekali kau mencoba untuk menari di atas penderitaan orang lain, karena suatu hari nanti akan ada ribuan penari yang akan meliukkan badan mereka di atas penderitaan mu."
-Leece
~•~
2025, May 31st
6am
Hari ini adalah hari dimana Jisoo, Jennie, Chaeyoung, dan Lalisa berubah menjadi ratu sejagat raya, seantreo dunia. Hari ini juga menjadi hari dimana mereka siap menanggung tanggung jawab yang besar sebagai seorang istri dan ibu bagi anak yang di bawa oleh suami mereka.
Dengan mata yang berlinang serta usaha yang keras, Lalisa menahan air matanya yang siap terjun kapanpun. Namun, Chaeyoung berkata agar Lalisa tidak menangis demi sebuah dandanan yang sudah membuat Lalisa bak barbie yang menjadi kesukaan anak perempuan manapun.
Dari pantulan kaca yang berlampu, Sandara menatap keempat putrinya dengan sangat bangga sekaligus bahagia. Hari ini, keempat putrinya akan mengubah status mereka menjadi seorang istri juga ibu. Dengan mata yang sudah berlinang, Sandara yang di rangkul oleh suaminya itu menatap satu-satu wajah putrinya dari pantulan cermin.
"Gomawo, uri princess," ujar Jiyoung yang kemudian memalingkan wajahnya ke arah lain agar keempat putrinya tidak melihat mata Jiyoung yang sudah berlinang airmata sebelum akhirnya keluar dari ruangan itu dan menyisakan keempat putrinya bersama dengan istrinya.
"Chukkae, uri princess," lalu tak selang berapa lama, kerabat dekat mereka datang menghampiri mereka untuk memberi kabar kalau mempelai prianya sudah siap dan mereka dipersilahkan untuk datang ke altar.
Dengan Chenle kecil dan Renjun kecil yang berjalan memimpin sembari menaburkan bunga. Dengan Haechan kecil dan Jeno kecil yang berjalan membawa seikat bunga. Dan dengan sisi kanan dan kiri yang di isi oleh para kerabat dekat yang ingin menaburkan kelopak bunga mawar merah.
Dengan Jisoo yang merangkul Kwon Jiyoung, sang ayah. Dengan Jennie yang merangkul pamannya, Choi Seunghyun. Dengan Chaeyoung yang juga merangkul pamannya, Dong Youngbae. Dan dengan Lalisa yang juga merangkul pamannya, Kang Daesung.
Keempat gadis itu berjalan dengan gaun putih panjang yang memenuhi gereja mewah ini. Mereka menjadi pusat perhatian bagi seluruh tamu yang ikut hadir sebagai saksi nyata pernikahan ini.
Hingga sampai di ujung altar, keempat gadis itu di berikan kepada keempat pria yang siap menjadikan mereka sebagai istri dari masing-masing pria itu. Di balik wajah yang tertutup oleh kain, keempat gadis itu tersenyum lebar dengan kebahagian yang tiada tara ini.
Berhadapan dengan pastor yang menyuruh mereka untuk saling menumpang tindih kedua tangan mereka di atas kitab suci.
"Mempelai pria, ikuti ucapan ku," kemudian keempat pria itu mengangguk paham dengan senyuman yang tak lepas dari wajah mereka.
"Di hadapan Tuhan, Imam, para orang tua, para saksi, saya..."
"Saya Choi Junmyeon..."
"Saya Choi Chanyeol..."
"Saya Choi Jongin..."
"Saya Choi Sehun..."
"Dengan niat yang suci dan ikhlas hati memilih mu..."
"Memilih mu Kwon Jisoo..."
"Memilih mu Kwon Chaeyoung..."
"Memilih mu Kwon Jennie..."
"Memilih mu Kwon Lalisa..."
"Menjadi istri saya. Saya berjanji kepadamu untuk setia dalam untung dan malang, dalam suka dan duka, di waktu sehat dan sakit, dengan segala kekurangan dan kelebihan mu. Saya akan selalu mencintai dan menghormati mu sepanjang hidup saya. Saya bersedia menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak yang akan Tuhan percayakan kepada saya. Demikian janji saya kepada Tuhan dan kitab suci ini. Semoga Tuhan selalu melindungi saya."
KAMU SEDANG MEMBACA
Arranged Marriage [Blackxo vers.]
FanfictionTentang dua keluarga kaya raya yang saling menjodohkan anak mereka. Ranks on : #1 on blackpinkxexo 210715
![Arranged Marriage [Blackxo vers.]](https://img.wattpad.com/cover/231454367-64-k195368.jpg)