"Berbahagialah, kau berhak memberikan kebahagian pada dirimu sendiri. Jauhilah mereka yang hanya memanfaatkan dirimu." -Leece
~•~
Perkataan Jeno kecil sukses membuat Lalisa diam seribu bahasa. Bahkan Sehun sendiri tidak mampu mengatakan kalimat apapun. Ny. Choi yang melihat itu hanya bisa menahan air matanya agar tidak turun membasahi pipinya
Lalisa tersenyum seraya memberikan sentuhan lembut di kedua pipi gembul Jeno kecil. "Boleh. Kau boleh memanggil ku dengan sebutan eomma." Mendengar itu Jennie hanya bisa menganga tidak percaya
Sedangkan Ny. Kwon hanya bisa tersenyum simpul sambil mengelus-elus lengan sang Suami yang menggenggamnya
"Eomma...." Lirih Jeno kecil yang langsung menghantam Lalisa dengan pelukan hangat yang sukses membuat Lalisa meneteskan air matanya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Melihat itu Sehun juga meneteskan air matanya dengan senyuman tipis yang sangat indah. Ny. Choi juga ikut tersenyum manis dengan air mata yang berhasil membasahi pipinya
Renjun kecil, Chenle kecil, dan Haechan kecil yang melihat Jeno kecil memeluk seorang gadis yang di panggil sepupu mereka dengan sebutan eomma itu membuat mereka menatap Jeno kecil dengan begitu bingungnya walaupun begitu mereka bertiga tetap tersenyum
"Apa eomma akan tinggal bersama ku malam ini? Aku berjanji tidak akan nakal." Kata Jeno kecil begitu melepaskan pelukannya dari Lalisa
Belum sempat Lalisa menjawab, Chenle kecil lebih dulu membuat kedua pihak keluarga menatap bocah kecil itu dengan tatapan tak percaya
Chenle langsung berlari ke arah Jisoo dan langsung memeluk kaki Jisoo sambil menangis tersedu-sedu. Jisoo yang bingung dan kalang kabut langsung menggendong Chenle kecil tanpa aba-aba
"Kenapa menangis?" Tanya Jisoo pelan sambil mengelus-elus punggung Chenle kecil yang menumpangkan kepalanya di atas bahu Jisoo
"Aku merindukanmu, eomma." Lirihan Chenle kecil itu membuat Jisoo melangkah mundur karena lemas. Pelukan Jisoo kepada Chenle kecil juga semakin erat, Junmyeon yang melihat itu hampir berlari jika Tn. Choi tidak menghentikan langkahnya
"Appa bilang kau adalah ibuku karena kau yang paling cantik diantara lainnya. Bukankah mereka auntie ku?" Kata Chenle kecil yang sekarang sudah menatap mata Jisoo yang sudah berlinang airmata
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.