9 - So Cute

2K 187 6
                                        

"Kau tidak mengetahui apa yang Tuhan persiapkan untuk di masa depan karena itu selalu berbuat baiklah agar Tuhan mu memberikan hal yang baik pula untuk mu."
-Leece

~•~

Chanyeol langsung terkejut begitu melihat Chaeyoung dan Renjun kecil yang tidur sambil berpelukkan di atas kasurnya. Chanyeol jalan mendekati kasurnya, menatapi wajah kedua manusia itu dengan seksama

Chanyeol langsung beranjak untuk menciumi pipi Renjun kecil yang berada di pelukan Chaeyoung. Karena merasakan sebuah pergerakan, Chaeyoung langsung membuka matanya dan langsung terkejut begitu melihat wajah Chanyeol yang berjarak tak jauh darinya, hanya sekitar sepuluh senti saja

"Ah! Kau sudah pulang, kau mau mandi? Aku akan menyiapkan airnya dan baju mu." Kata Chaeyoung sembari duduk setelah sedikit menggeserkan tubuh Renjun kecil darinya

"Tidak perlu Chaeyoung-ah. Tidurlah kembali, aku akan membangunkan mu jika makan malam sudah di siapkan." Kata Chanyeol yang masih saja memandangi Chaeyoung dengan wajah gadis itu yang memerah karena kejadian beberapa detik yang lalu

"Tidak apa-apa aku akan menyiapkannya. Mau air hangat atau dingin?" Dan Chanyeol langsung menggeleng sambil tersenyum manis membuat Chaeyoung menatap pria itu dengan alis yang terangkat

"Kenapa menggeleng?" Tanya Chaeyoung lagi yang kemudian bangkit berdiri dan berniat untuk masuk ke walk in closet milik Chanyeol agar dirinya bisa menyiapkan baju untuk Chanyeol

Chanyeol langsung berlari menarik lengan Chaeyoung yang limbung dan menabrak dadanya, Chanyeol memeluk Chaeyoung yang sedang terkejut dengan ini semua

"Gomawo karena sudah memperdulikan ku."

~•~

"Eomma! Lihatlah, ayo kita susun baju eomma disini aja." Kata Jeno kecil kepada Lalisa yang membantu Lalisa untuk menyusun baju Lalisa di salah satu bagian yang ada di walk in closet milik Sehun, ayahnya Jeno kecil

"Ah baiklah!" Tepat pada saat itu Sehun masuk ke dalam walk in closet nya dengan jas dan dasi yang sudah ada di lengannya karena Sehun sudah membuka lebih dulu tadi

"Kalian sedang apa?" Tanya Sehun kepada anaknya dan Lalisa yang membelakanginya dan sedang asik berduaan

"Sedang menari, Appa! Sudah tau malah bertanya lagi, astaga Choi Sehun." Ucapan Jeno kecil itu sukses membuat Lalisa memecahkan tawanya dan membuat Sehun gemas sendiri terhadap sang Anak

"Yak! Choi Jeno!" Kata Sehun dengan suara yang melengking dan dirinya sudah mengejar sang Anak yang kemudian berlari saat tahu bahwa sang Ayah ingin menangkapnya

Lalisa hanya tertawa sembari bertepuk tangan saat melihat keseruan Sehun yang mengejar Jeno kecil yang terus saja menghindar dari sang Ayah

Dan tiba-tiba saja Jeno kecil berlari ke belakang Lalisa agar Sehun tidak bisa menangkap bocah kecil itu. Melihat Jeno kecil yang membutuhkan perlindungannya, Lalisa mengulurkan tangannya, menghalangi Sehun agar pria itu tidak bisa menangkap Jeno kecil

"Kau tidak bisa menangkap anak ku." Kata Lalisa dengan ekspresi seriusnya yang ia buat-buat

Mendengar fakta satu itu membuat Jeno kecil menongolkan kepala dari balik badan Lalisa. Kemudian bocah kecil itu mengulurkan lidahnya, memberikan ekspresi konyolnya kepada sang Ayah yang siap menerkamnya kapan pun

"Lihatlah dia mengejek ku." Aduh Sehun kepada Lalisa yang justru menggelengkan kepalanya

Melihat Lalisa yang berada di pihak sang Anak membuat Sehun memutarkan tubuh Lalisa agar dirinya bisa menangkap Jeno kecil yang lagi-lagi berlari menghindar dari sang Ayah

Lalisa yang lelah melihat Sehun dan Jeno kecil terus saja berlari-larian, akhirnya Lalisa menangkap Jeno kecil dan menarik lengan Sehun untuk duduk di lantai

"Minta maaflah kepada Appa mu. Dan kau berjanjilah untuk tidak mengganggunya lagi." Kata Lalisa yang sedang memangku Jeno kecil dan duduk berdampingan dengan Sehun

Kedua lelaki beda generasi itu secara bersamaan langsung menggeleng setelah mendengarkan penuturan Lalisa. Lalisa yang terkejut langsung saja menatap Sehun dengan tatapan yang horor juga alis yang terangkat

"Aku akan melakukannya jika eomma memberikan aku dan Appa sebuah ciuman. Seperti di film-film itu." Kata Jeno kecil yang sekarang berada di pangkuan Sehun dan tadi bocah kecil itu mengatakan keinginan kepada Lalisa dengan alis yang di naik turunkan

Sehun hanya tersenyum sembari mengangguk karena dirinya pun menyetujui kemauan sang Anak yang kadang-kadang suka sekali dengan kejahilan

Sedangkan Lalisa hanya menatap Jeno kecil dengan tidak percaya. Tapi dirinya pun bingung saat ingin menolak permintaan bocah kecil itu yang sekarang menatapnya dengan tatapan yang penuh bahagia

Dan tanpa aba-aba Lalisa langsung menyerbu Jeno kecil dengan ciuman bertubi-tubi, mulai dari kedua pipi Jeno kecil, dahi Jeno kecil hingga dagu dan hidung bocah itu. Jeno kecil merasa sangat geli ketika Lalisa mencium hidungnya dan bocah itu langsung menggeleng

"Eomma geli." Kata Jeno kecil. "Sekarang giliran wajah Appa yang harus kau ciumi." Sambungnya yang sekarang sudah turun dari pangkuan sang Ayah

Tanpa berpikir panjang dan dengan degupan jantung yang tak teratur, Lalisa mencium pipi Sehun dengan sekilas kemudian gadis itu langsung menarik diri

Jeno kecil menggeleng, "kurang banyak, eomma. Tadi saja kau menciumi ku banyak-banyak tapi kenapa Appa dikit sekali?" Ucapan Jeno kecil membuat Lalisa ingin sekali keluar dari ruangan ini dan menceburkan diri di kolam renang yang ada di dekat taman belakang rumah

Dengan gerakan refleks, Sehun menutupi mata Jeno kecil dengan sebelah telapak tangannya dan kemudian Sehun mencium bibir Lalisa cukup lama, walaupun hanya sebatas kecupan namun itu membuat Lalisa merasakan lemas bukan main

Sehun langsung menuruni tangannya dari mata sang Anak ketika dirinya menarik diri dari bibir Lalisa yang di kecupnya. Sejujurnya, Jeno kecil sempat melihat dimana sang Ayah yang mencium bibir Lalisa

Wajah Lalisa langsung memerah dan kemudian Sehun langsung bangkit berdiri. "Lisa-ah, tolong siapkan pakaian ku." Kata Sehun yang kemudian meninggalkan Lalisa yang seperti mati kutu sedangkan Jeno kecil sedang terkikik geli melihat wajah Lalisa

"Eomma, kau lucu sekali."

~•~

"Kau hanya perlu meyakinkan hati kepada siapakah dia siap berlabu."
-Leece

Arranged Marriage [Blackxo vers.]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang