"Yaudah bentar gue ikut, siap siap dulu bentar, ada Iqbal juga di dalem"
-------------------------------------
"Permisi mas" Ucap seorang suster seraya masuk ke ruang rawat Aldi
Nathan, yang berada di ruang rawat itu pun menoleh ke sumber suara. Nathan terlonjak kaget
"Permisi mas ganteng, maaf mengganggu, harap keluar sebentar ya, ruang rawat pasien ingin dibersihkan terlebih dahulu" Ujar suster itu seraya mengedipkan satu matanya centil. Rasanya suster itu memiliki wajah yang begitu buruk, berambut panjang lurus, muka hitam, giginya nongol kedepan, matanya sengklek, jelek pula, tatapannya seakan akan menggoda, namun suster itu memiliki tubuh yang kurus, seluruh tubuhnya bening mulus, namun wajahnya begitu terlihat menggelikan. Nathan bergidik ngeri
Lalu Nathan beranjak keluar dari ruang rawat Aldi dengan cepat. Dan perawat itu mulai membersihkan ruangan Aldi sambil mengatakan
"Makasih mas ganteng!" Teriak suster itu
Nathan yang mendengar itu hanya mencuekan susternya
"Dih! ganteng ganteng kok sombong! ga lepel men!" Teriak suster itu sinis
"Gue emang ganteng, tapi gue ga sudi di bilang ganteng sama lo, geli njirr!" Jawab Nathan sambil terkekeh lalu beranjak keluar ruangan Aldi
"Lah than lo kenapa di luar? ada apa di dalem?" Sahut Rifaldy yang ketika sampai pada depan ruangan Aldi bersama rafa, yang sudah membeli makanan dari luar
"Susternya lagi bersihin ruang Aldi"Jawab Nathan
"Cantik apa kagak?" Tanya rafa kepo
"Liat sendiri lah!" Jawab Nathan malas
"Kalo cantik mau gue nikahin sekarang!" Sahut rafa sambil tersenyum keren. Nathan berfikir
"Cantik ko suster nya raf! cantik bat! bisa lo gebet sekarang, body nya juga mulus lagi, bening! cantik lagi!" Ucap Nathan sambil menepuk punggung Rafa seraya tertawa canggung
"Wah! kesempatan didalam kesempitan nih!" Sahut rafa girang
"Terus cara nikahin nya begimana dah?" Tanya rifaldy
"Gue bawa ke KUA terdekat sini! gue paksa buat nikah sama gue hahahah!"
"Dih, berasa jomblo banget lo, gak laku ye? kasian banget" Sahut rifaldy dengan nada meledek
"Paling susternya kagak mau sama lo yang buluk kayak gini!" Lanjut Nathan
"Denger ya! gue gini gini banyak pens nya ya! gak kayak lo pada!" Jawab rafa sinis
"Buruan! katanya mau gebet? cuss lah lo masuk!" Sahut Nathan seraya tertawa kecil. Rifaldy menatap Nathan, Nathan mengedipkan matanya, Rafa menatap suster yang berada didalam ruangan Aldi.
"Mulus juga ya, body nya juga bagus tuh!" Ucap Rafa seraya menampilkan senyuman smirknya lalu beranjak untuk masuk kedalam ruangan itu. Rafa menatap suster itu dari belakang
"Neng"
Tampaknya suster itu kaget lalu diam ditempat, namun belum menoleh ke arah belakang
"Neng kiw! jangan sombong lah neng, sini balik badan! gue mau bawa lo ke KUA sekarang"
Suster itu masih diam, karena kaget mendengar penjelasan Rafa
"Neng? cantik? lah ko sombong sama aa sih?"
"Mas mau nikahin aku? boleh dong kebelet nikah nih!" Balas suster itu seraya menoleh menatap Rafa
"ASTAGHFIRULLAH ALADZIM!" Seru rafa sambil terlonjak kaget ke belakang
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTAR [LENGKAP]
De Todo[Please dont judge the book by the cover] Ini hanyalah kisah antara hubungan Aldi dan Tara. Belajar dari kata-kata. Menjadi yang terbaik untuk kedepannya. WARNING Bahasa tidak baku dan bahasa nya agak kasar! dan saya membuat cerita ini dengan hasil...
![ALTAR [LENGKAP]](https://img.wattpad.com/cover/231641134-64-k6457.jpg)