Chapter 24; Hal yang sama

32 15 1
                                        

Kembali lagi~

------🦅--------

Mereka, Kelompok tujuh. Sedang berada di lapangan basket, namun tinggal Aldi, Tara dan Allvino yang tak kunjung datang.

"Tinggal siapa lagi ini?" Nasya bertanya.

"Altar." Rifaldy menjawab duluan

"Altar? Gada yang namanya Altar dongo!" Nasya menoyor kepala Rifaldy

"Ada woi! Aldi, Allvino sama Tara." 

"Heh! Kalo ngomong jangan disingkat singkat! Kita lagi berhadapan bukan dichat!" Suara Nasya meninggi

"Kita? lo aja kali" Sahutan Rifaldy sangatlah santai

Nasya meninju lengan Rifaldy kencang. Rifaldy meringis

"Kemana sih mereka?" Kali ini Nathan bersuara

"Tau, kata gue kan jangan ngaret.." Nasya bergumam sampai akhirnya datang Aldi dari arah lain dan Tara bersama Allvino dari arah yang berbeda juga. Herannya mereka bersamaan tepat disana.

"Sorry gua abis dari belakang" Ucap Aldi. Nasya mengangguk

"Nah ini ngapain berdua? Abis darimana lo berdua?" Nasya bertanya

"Nemenin si kunyuk beli es noh!" Ucap Tara sebal

"Yeeu beli es aja harus berduaan. So sweet amat lo berdua." Ledek Rafa

"Cieee!"

Sedangkan disitu , Aldi memutar bola matanya malas.

"Kenapa al? Cemburu lo?" Tanya Rafa pura pura tidak tahu

Tara menengok pada Aldi.

"Apaan?"Aldi tidak tahu apa apa

"Cemburu yee liat Tara sama Allvino berdua?"

"Kaga. Bahasnya pacaran mulu si, males gua." Aldi membuka hpnya dan memainkannya.

Mereka semua tiba tiba terdiam. Suasana canggung.

"Yaudah mulai aja!" Vanessya memecahkan kegaringan

"Yaudah-"

"Jadi kita kan disuru tugas bikin makanan kan?" Tanya Tara. Mereka semua mengangguk

"Nah, lebih gak boros lagi, Gue mau tanya jadi di rumah siapa? atau rumah keluarga kalian yang ada perkebunan sayurannya? Biar bahan lainnya tinggal dibeli."

"Rumah kakek gue aja! Disana banyak kebunnya, ternak juga ada!" Sahut Maurel

Sementara itu Aldi malah memainkan hpnya.

"Nah bagus dong kalo gitu rel! Jadi gak boros boros!" Tara mengangguk setuju pada ucapan Maurel

"Biar lengkap lagi, nanti gue bikin grup ya! Sekarang kita pulang dulu aja udah mau sore. Jadi deal ya dirumah kakeknya Maurel?" Tara bertanya lagi.

Mereka semua mengangguk setuju.

---------🦅--------

Aldi membuka pintu kamarnya, lalu ia menaruh tasnya disamping kasur. Ia merebahkan dirinya di kasur, hari ini sangatlah lelah, dengan itu membuat Aldi sedikit pusing. Ia bangun lalu merogoh sebatang rokok dari kantung celananya seraya berjalan ke arah balkon sambil menghisap rokok itu.

Creng creng creng creng creng creng creng creng

Aldi mendengar notif dari hpnya kemudian membuang puntung rokok itu dan menginjaknya. Ia berjalan ke kasur melihat siapa yang tertera di layar handphone nya.

KELOMPOK 7 PKY SMATB

Nasya telah menambahkan Anda

ALTAR [LENGKAP]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang