Janlup vomment!
--------🦅---------
Aldi dan Tara sudah membersihkan aula kini tengah duduk di tempat duduknya masing-masing.
Kringg!
Bel berbunyi tandanya istirahat.
"Kuy kantin!" ajak Nathan dan Rifaldy pada Aldi. Sementara Rafa ia sudah pergi duluan ke kantin bersama Vanessya
Aldi mengangguk.
"Tar gue duluan!"
Tara mengangguk. Tara yang berada disitu pun bersiap-siap juga untuk pergi ke kantin, hari ini Nasya tidak masuk sekolah karena ada urusan keluarga katanya, jadi Tara menuju kantin sendiri.
Tara berdiri dari bangkunya, sebelum ia melangkah, Tara melihat Allvino yang sedang pergi ke kantin bersama teman-temannya, biasanya kalau ke mana-mana Allvino selalu mengajak Tara tanpa memerdulikan teman temannya. Kali ini sikapnya berubah, tidak ada lagi Allvino yang menggoda-goda Tara, tidak ada lagi Allvino yang selalu mengajak Tara kemanapun.
-----------🦅-------------
Setelah makan di kantin, Tara beranjak untuk pergi ke taman belakang sendirian.
Tara duduk disana bersama cemilan yang tadi ia beli di kantin, suasana hati nya serasa sepi sesuai dengan cuaca hari ini.
Tara merasa kesepian disana, Tara bosan. Tara sadar bahwa Allvino tidak lagi mengganggu dirinya, apa ucapan Tara kemarin membuat Allvino marah padanya? Ia kesepian.
"Apa gue harus minta maaf?"
"Apa ucapan gue nyinggung dia?"
"Sebenarnya dia kenapa si?"
Tara mengangguk pasti lalu ia pergi ke kelas untuk menemui Allvino, namun belum di tengah jalan Allvino muncul dihadapan Tara bersama dengan teman-temannya. Tara yang tau ada Allvino ia langsung berlari pada Allvino.
"Allvino!"
Allvino yang sedang tertawa bersama teman temannya pun kini sudah berhenti tertawa, Ia menatap Tara dingin membuat Tara yang berada disitu tidak enak pada Allvino.
"Maaf ganggu, gue perlu bicara sama lo vin." ucap Tara
"Tudep." ucap Allvino singkat dan dingin
"G-gue maunya ngomong berdua di taman-"
"Bro duluan aja ke kelas, gue nyusul."
Teman teman Allvino pun mengangguk dan segera meninggalkan Allvino, Allvino langsung melangkah ke taman belakang bersama Tara. Kini mereka berdua sedang berhadapan. Tara melihat Allvino namun Allvino membuang mukanya ke sembarang tempat.
"Gue minta maaf.."
Allvino tidak merespon, ia tetap tidak mau berkomunikasi dengannya.
"Allvino plis tatap gue-"
"Apaan sih lo?!" bentak Allvino tiba-tiba
"Udah salah gak punya harga diri lagi lo!" Bentak Allvino lagi membuat nyali Tara menciut
"Gue minta maaf Vin! Kemarin gue gak bermaksud ngomong gitu ke lo-"
"Gak bermaksud gimana?!" Bentak Allvino marah
"Udah jelas jelas lo milih Aldi kemarin! Lo ga anggap gue! Lo ga ngerti perasaan gue! Dan sekarang gue tau, lo cuma butuh gue disaat lo gapunya temen lagi, dan disaat temen baru dateng temen lama lo lupain! Gue kecewa!"
Tara menggeleng pelan.
"Gue bukan gitu Vin! Gue ga sama kayak apa yang lo pikirin!"
Plak!
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTAR [LENGKAP]
Diversos[Please dont judge the book by the cover] Ini hanyalah kisah antara hubungan Aldi dan Tara. Belajar dari kata-kata. Menjadi yang terbaik untuk kedepannya. WARNING Bahasa tidak baku dan bahasa nya agak kasar! dan saya membuat cerita ini dengan hasil...
![ALTAR [LENGKAP]](https://img.wattpad.com/cover/231641134-64-k6457.jpg)