24

609 87 40
                                        

"ayu, gue ambil fotocopyan lo urus buku di perpus aja. Nanti kita ketemu di depan dekanat" Ucap Hana sembari terburu-buru membuka pintu mobil

Jieun mengangguk setuju

Hari ini adalah H-1 dari jadwal seminar Jieun, jadi ia cukup sibuk dengan menyebar proposal, meminjam buku dan menghubungi tim seminar. Untung saja ia dibantu oleh teman-temannya. Hana yang mengurus fotocopy proposal milik Jieun, Suzy dibantu Kai yang mengurus makanan dan minuman untuk seminar besok. Sedangkan Chanyeol sudah menunggu Jieun di perpustakaan untuk meminjam buku.

Dengan terbutu-buru Jieun berjalan menuju perpustakaan pusat. Ia sudah meminjam beberapa buku dari perpustakaan fakultas, tapi ada buku-buku lain yang hanya tersedia di perpustakaan pusat kampus.

Jieun masuk kedalam perpustakaan dan langsung menuju lantai 3. Sebelumnya tidak lupa ia menitipkan tas di loker. Dengan perlahan Jieun masuk dan mencari sosok tinggi yang membantunya meminjam buku.

Penjaga perpustakaan pusat galak, jadi sebisa mungkin jangan membuat kegaduhan atau kamu akan di usir dari sini!

"lama lo!" tegur seseorang persis di kuping Jieun

Bulu kuduk Jieun sampai merinding. Ia menoleh dan mendapati Chanyeol tersenyum dengan deretan giginya yang rapih di hadapannya.

"gue merinding setan!" umpat Jieun kasar

Mungkin ini bawaan akhir bulan, jadi Jieun sensitif sekali dan sedikit makin bar-bar

sedikit!

"kasar banget mulut yang mau sempro" ucap Chanyeol sedih sembari berjalan menjauh meninggalkan Jieun

Jieun menghela nafas lelah, capek banget lagi sensitif gini malah mau ada event besar dalam hidup.

"sorry, gue kayanya mau pms deh" Jieun mencoba meminta maaf sembari mengamit lengan chanyeol

Chanyeol hanya mendengus sebal

"bukunya ada berapa lagi yang belum dapet?" tanya Jieun lagi

"tuh" Chanyeol menunjuk setumpuk buku yang sudah berjejer lengkap

"udah dapet semua?" tanya Jieun tak percaya

Chanyeol mengangguk

"bilang apa lo sama gue" ucapnya Bangga

"makasihhhhh canyullll"




-




Hari-h sempro

Jieun gak bisa bohong kalau saat ini jantungnya sedang berdetak lebih kencang dari biasanya. Tangannya keringat dingin dan wajahnya mendadak pucat.

"Santai aja Ji, jangan panik... " ucap Suzy mencoba menenangkan Jieun yang terlihat gelisah

Jieun hanya mampu mengangguk, rasa gugup melanda dirinya sampai ia tidak mampu banyak bicara. Padahal Jieun sudah yakin belajar dengan baik semalam.

"Jieun dipanggil Pak Jiyong di ruang kajur" ucap Sana masuk kedalam ruang sidang

"aduh kenapa ya?" Jieun bertanya dengan panik

"paling mau nanya persiapan, udah sana temuin dulu. Gausah panik, santai aja" Jawab Hana

Satu persatu penguji mulai datang, Jieun bersalaman sebelum pamit untuk menemui pembimbing nya di ruang kajur.

"permisi pak... " Sapa Jieun sembari membuka pintu ruangan perlahan

Terlihat sosok pembimbing nya tersebut yang sedang menyusun berkas-berkas di mejanya.

Jiyong melirik Jieun yang sudah rapih dengan outfit seminarnya.

Unpredictable [Gd-Iu]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang