"katanya lo bimbingan?"
"gak jadi bimbingan atau ada masalah lagi? Kok tumben ngajak ketemuan disini?"
Suzy dan Hana bertanya berurutan begitu duduk di hadapan Jieun. Jieun memang secara tiba-tiba mengajak keduanya bertemu di salah satu caffe dekat kampus.
"udah bimbingannya---"
"gimana?" potong Suzy antusias
"duh acc!" jawab Jieun cepat
"ALHAMDULILLAH" keduanya kompak bersyukur sembari mengangkat kedua tangan berdoa
Jieun ikutan
"tapi bukan itu yg mau gue omongin" sahut Jieun cepat
Keduanya kembali kompak terlihat bingung
"terus apaan?" tanya Suzy
"tapi jangan kaget ya" ucap Jieun memperingati
"gue jadi deg degan" sahut Hana
Jieun menarik nafas memberi jeda sebentar, sementara Hana dan Suzy sudah menunggu tidak sabar
"Gue kayanya naksir Pak Jiyong deh.. " ucap Jieun pelan
"HAH!!??"
-
"lo harus cerita sedetail mungkin! Gue ga terima kebohongan lagi ya" oceh Suzy sembari membuka pintu kosan
"kunci lo pake kunci inggris apa gimana sih? Lama banget bukanya" omel Hana tak sabar
Sementara Jieun sudah seperti akan disidang oleh kedua temannya
"MASUK!" perintah siempunya kosan
Jieun nurut dan langsung labas menuju kamar tempat tidur. Ia melemparkan badannya di atas kasur empuk itu.
"cepet cerita!" Hana menarik tangan Jieun agar bangkit dari posisinya
Dengan malas Jieun bangkit dan menatap kedua temannya bergantian
"ya intinya kaya yang gue bilang tadi, gue naksir Pak Jiyong!" Jieun mengulangi ucapannya di cafe tadi
"ya gue tau, maksudnya ceritain secara detail! Kenapa lo bisa suka? Emang dia ngapain? Ga mungkin karena dia cakep doang kan? Atau mungkin lo selama ini udah diem-diem pacaran ya sama dia?!" todong Suzy
"GILA LO YA!"
"Ya makanya cerita!"
Salah deh Jieun ngaku ke mereka berdua, jadinya begini kan! Jadinya Jieun pusing sendiri.
"jadi pak Jiyong itu anak temennya nyokap, jadi gue pernah kerumah dia waktu itu satu kali pas bantu ibu nganter kue..."
"lo ke rumahnya? Gimana rumahnya? Gede banget ya pasti?" potong Suzy
"pake lift sist" jawab Jieun mengangguk
Suzy langsung berdecak kagum
"skip bahas rumah, lanjut Ji yanh tadi!" perintah Hana
"oke, terus gue baru tau disitu kalo nyokap kenal Pak Jiyong. Singkat cerita gue jadi sering ketemu sama dia karena dia suka beli kue nyokap ke toko. Pernah juga gue nonton bioskop sama dia"
"HAH?! sinting lo ya? Itu pas lo masih pacaran sama Kak Lay?" tanya Hana terkejut
"enggak lah! Itu sebulan setelah gue putus apa ya, pokoknya pas udah putus deh. Gue juga lupa karena apa gue nonton sama dia, pokoknya gue nonton bioskop sama dia"
KAMU SEDANG MEMBACA
Unpredictable [Gd-Iu]
Fiksi PenggemarBerawal dari keterlambatan mengumpulkan tugas, Lee Jieun merasa itu adalah awal mula seorang Dosen Killer tidak menyukainya. Jieun merasa sial setiap bertemu dengan dosen tersebut, puncaknya Jieun mendapati dirinya adalah anak bimbingan dari Dosen K...
![Unpredictable [Gd-Iu]](https://img.wattpad.com/cover/203659527-64-k8218.jpg)