TAMAT - PART LENGKAP
FOLLOW EVATHINK AGAR MENDAPAT NOTIFIKASI CERITA BARU DAN INFO LAINNYA!
Unexpected Love #1
Drake Arsenio menikahi Valencia Oliver semata-mata demi menyiksa gadis itu. Ia menciptakan neraka untuk perempuan keji yang telah merenggu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Terima kasih, teman2 semua. Nggak nyangka Valencia and Her Devil Husband menduduki posisi 1 TERLARIS di GOOGLE PLAY / PLAY BUKU(8 hari terbit). Makasih untuk dukungan kalian pada Valencia dan Drake. Pada saya.
Buat yang punya rezeki lebih, ayok ke play buku dan purchase ebook drake dan valencia. (Keyword : evathink atau Valencia and Her Devil Husband)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Yang di play buku udah versi tamat ya kawan2)
Buat yang baca di wattpad, ikuti terus, akan dilanjutkan sampai tamat. Saya takkan php ya temen2. Doain saya selalu, temen2. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Nya)
Btw, makasi buat yg ngevote n komen di part sebelumnya.
Part ini klo komen n vote cetar, maka part 22 akan di update besok(mudah2an), klo nggak cetar, yah maybe senin or selasa updatenya. thanks
22
Drake memiliki sebuah rumah mewah di Samarinda yang ia beli beberapa tahun lalu untuk investasi. Rumah itu terawat rapi di tangan sepasang suami istri paruh baya yang menjadi tukang kebun dan pengurus rumah. Setiap kali ke Samarinda, Drake akan menginap di rumah mewahnya itu, begitu juga kali ini.
Menjelang pukul satu siang, mobil Drake parkir dengan rapi di garasi rumah mewahnya. Pak Karmin dan istrinya menyambut mereka dengan hangat.
"Kami tidak tahu Pak Drake akan datang. Istri saya tidak memasak apa pun."
"Kami sudah makan barusan, Pak. Bi Mila juga tak perlu memasak selama kami di sini, kami akan makan di luar."
Pak Karmin dan Bi Mila mengangguk.
Drake melangkah masuk ke dalam rumah diikuti Valencia dan Bibi Marisa, juga Bi Mila dan suaminya.
"Bibi istirahat saja dulu," kata Drake pada Bibi Marisa. "Bi Mila tunjukkan kamar Bibi Marisa. Yang di lantai bawah saja. Bibi Marisa akan lelah jika turun naik tangga."
"Baik, Pak," Bi Mila mengangguk. "Ayo, Bu." Bi Mila mengajak Bibi Marisa.
"Valencia, bibi ke kamar dulu. Kau juga istirahat, ya, Sayang" kata bi marisa pada Valencia.