•••
Justin Bieber - Baby
•••
"Halo"
Satu kata itu Yang Stevi katakan sontak membuat Mata Jeremy membola sempurna.
•••
Suara Stevi mengalun dengan indahnya di telinga Jeremy,Yang membuat Jeremy seketika menegang lalu berdiri.
"SAYANG! KAMU KEMANA AJA?AKU-"
Terdengar Teriakan heboh dari mulut Jeremy,Lalu Stevi dengan isengnya mematikan Telpon itu sepihak.
Syeila dan Ello juga mendengar teriakan itu,Mereka hanya saling pandang lalu membuang muka.
'Ngapain coba liatin gue gitu'
Gumam Syeila dalam hati kesal
Ello hanya terkekeh melihat Reaksi Syeila yang seakan sengaja Mencoba untuk cuek.
"Kenapa Stev?" tanya Ello sambil melirik kaca belakang saat mendengar gumaman Kecil Stevi.
"Kepo" ucap Stevi acuh
Stevi bisa merasakan getaran yang berasal dari Ponselnya,Dan tentu saja itu dari Jeremy.
"Rasain,Siapa suruh Setia"
Ucap Stevi pelan sambil terkekeh
Dan bisa dilihat saat ini Jeremy Membanting Hp nya karna merasa Nomor yang Stevi gunakan tadi sudah tidak aktif.
"Eh--Nomor yang tadi bisa juga menjadi Sumber informasi"
Tiba-tiba Jeremy mendapatkan ide lalu dipungutnya lagi bangkai Hp yang tergeletak di lantai.
Dia mendengus lalu berjalan menuju Meja kerjanya,Stevi bisa melihat lewat Layar Monitor tabletnya.
Dilihat dari sana kalau Jeremy sedang mencoba menghubungi seseorang menggunakan telpon Kantor yang ada berada di atas mejanya.
"Keruanganku dalam 1 menit dari sekarang"
Lalu dia mematikan secara sepihak Panggilan itu
Tak lama setelah itu Terdengar Gedoran keras yang berasal dari pintu Ruangan Jeremy.
"WOI UDAH NYAMPE! BUDEG LU"
Saat sedang asik-asiknya Stevi menonton,Dia tiba-tiba terkejut akibat teriakan Ello di pintu sampingnya,Ternyata mereka sudah Sampai Rumah ternyata.
Stevi hanya memandangnya sinis,Lalu Berjalan tanpa pamit kepada Syeila dan juga Ello,Karna dia ingin melihat kelanjutan dari Reaksi Jeremy.
Syeila yang melihat itu hanya menaikkan bahunya acuh lalu berjalan naik ke atas juga,Tapi tangannya lagi-lagi dicekal.
"Mau naik?" Tanya Ello ambigu
"Iyalah,Awas lu" Ucap Syeila ketus
"Naik Ke Atas atau Naik ke badan Abang?" Goda Ello sambil mengedipkan matanya genit,Sontak Syeila menggeplak Bahunya keras.
"NAJIS!" Ucap Syeila lalu berlari keatas menyusul Stevi.
***
Stevi mengambil posisi diatas kasurnya sambil bertelungkup,Dia melewati beberapa percakapan yang Jeremy bicarakan kepada Lelaki yang dia yakini bahwa sebagai Asistennya.
"Saya Tidak mau tau,Lacak Nomor itu sekarang juga"
Ucap Jeremy Tegas
Lelaki yang berada dihadapannya tampak bingung,Apalagi Dia disodorkan dengan bangkai Hp yang sudah Tak terbentuk itu.
"Nomor apa ya Bos?" tanya lelaki itu bingung
Jeremy berdecak
"Nomor S*mpak! Ya Nomor Hp lah,Saya sudah menaruh Hp ini dihadapan kamu apa tidak jelas?"
Ucap Jeremy memarahi
KAMU SEDANG MEMBACA
My Favorite Principal
Teen FictionStevina Franika Seorang gadis berusia 16 Tahun yang sedang Menganyam pendidikan Di Bangku kelas XI,Dia Anak bungsu yang merupakan Gadis Pendiam,Tidak banyak tingkah,Dan Berwajah yang Manis, Stevi Hanya memiliki 2 orang sahabat yaitu Clarissa Mardian...
