49. Balkon

1.8K 88 16
                                        

                               •••

Pagi ini,Hari sangat Terang bahkan Menembus Celah-celah jendela tempat Seorang Pria tertidur pulas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pagi ini,Hari sangat Terang bahkan Menembus Celah-celah jendela tempat Seorang Pria tertidur pulas.

Namun karna Suara gaduh diluar yang tak lain itu adalah Tino yang sedang menggedor kamarnya membuat ketenangannya terusik.

"JER"
"JAR"
"JIR"
"BANGUN WEH,ADA BERITA HANGAT"

Suara bar-bar Tino kini sudah biasa di telinga Jeremy,Namun dia tetap berusaha melanjutkan Tidurnya.

"LU TAU KAGA?"
Tino bertanya asal-asalan supaya Bisa membangunkan Jeremy.

"AYAM KAKINYA DUA LOH"

"GUA HERAN KENAPA RUMAH ADA PINTUNYA?"

"KENAPA SIH KALO ANGIN RIBUT KAGA DI PISAHIN?"

"BIASANYA KAN CEWEK SERING TEMU BULAN KAN?KOK GAK NGAJAK-NGAJAK MATAHARI YA?"

"GUA-"

Tiba-tiba suara Tino tertelan begitu saja akibat Jejelan Tissue yang di buat oleh Jeremy yang sedari tadi terganggu oleh pertanyaan Konyol Tino.

Tino menyengir Kala melihat Wajah Garang Jeremy,Perlahan dia membuang Tissue yang mengganjal mulutnya sambil tersenyum manis.

"MAU-"

Baru saja Jeremy Ingin memarahi Tino,Tapi lebih dahulu dipotong oleh Tino.

"Mau gue itu bilangin pesan pak bos kita,Katanya kita berdua Hari ini kaga Perlu turun kerja"

Seketika raut wajah Jeremy sumbringah.

'Akhirnya bisa ngelanjutin tidur-'

"Tapi kita ditugasin Jadi Asisten"

Lalu wajah Jeremy kembali datar,Baru saja dia berbahagia tadi.

"Gak ah,Mending elu aja,Gua mau Dirumah aja,Ngantuk"
Ucap Jeremy malas

"Tapi kita dua kan-"

"Gak" Ucap Jeremy segera

"Gajinya dinaikin 5x Lipat loh"

"Gak"

"Cuman Sehari doang"

"Gak"

"Katanya Langsung biaya penerbangan kalau mau balik pulang ke Indonesia"

"Gak--Eh apa?"

Jeremy mengerjapkan matanya beberapa - kali.

Tino mengangguk antusias,Sepertinya opsi terakhir Cukup menggiurkan Jeremy.

                            ***

Di tempat yang berbeda juga Tampak Sepasang kekasih tengah bermesraan di ruang tamu.

My Favorite PrincipalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang