Chp 11 - Secangkir teh

1K 148 15
                                        

....

"Dia minum?"
Tanya seorang remaja dari keluarga lan kepada temannya.
Mereka menatapi Wei Wuxian yang bersembunyi dibawah meja.
Perjamuannya sudah usai tapi pria itu tidak kunjung pergi dari sana.
Dia minum sangat banyak dengan alkohol yang juga sangat kuat.
Saking kuatnya orang yang biasanya mabuk pun bisa tertidur hanya dalam satu kali tegukan, beruntung Wei Wuxian masih tersedar namun tatapannya kosong pipinya sangat merah.

Lan Wangji memperhatikan kedua remaja itu dari kejauhan, tak lama dia menghampirinya,
"Kenapa kalian masih di aula?"
Tanya Lan Wangji.

Kedua anak itu menoleh dan segera membungkuk,
"Hanguang jun, ada seseorang yang mabuk dibawah sana"
Jawab salah satu remaja.

Lan Wangji mengerenyit, seumur umur dikeluarganya tidak pernah menyediakan minuman.
Sebenarnya Wei Wuxian mendepatkannya dari Jin Zixuan itulah kenapa dia sangat bersemangat ketika melihat anak orang kaya itu datang ke perjamuan.

"Wei ying"
Sapa Lan Wangji dia mengulurkan tangannya meminta Wei wuxian keluar dari bawah meja.

Wei Wuxian menatapnya sembari mengembungkan pipi, dia mendekatkan wajah,
"Er gege! Jika aku mati maukah kau melakukan sesuatu untukku?"

"....apapun itu, tidak akan pernah kulakukan"
Jawab Lan Wangji dia beranjak, sedikit menepuk jasnya memastikan tidak ada debu yang menempel.
Wei Wuxian merangkak keluar meja,
Dia beridiri dan berjalan sempoyongan,
"Di..dimana kamarmu lan zhan~ boleh aku menginap?"

"Kau tidurlah dikamar tamu"
Jawab Lan Wangji dia mengikuti Wei Wuxian.

Agak lama berkeliling di aula Wei Wuxian akhirnya menemukan pintu.
Dan benar itu adalah kamar tamu, tapi sejujurnya yang dituju Wei Wuxian adalah kamar Lan Wangji.
Dia masuk ke dalam kamar yang gelap karena jarang dipakai.
Lan Wangji berpaling setelah memastikan Wei Wuxian masuk ke dalam kamar, namun langkahnya tiba tiba terhenti. Dia menoleh ke belakang, untuk beberapa saat memperhatikan pintunya yang terbuka, Wei Wuxian memang masuk ke dalam tapi sepertinya dia lupa menutup pintu.

Lan Wangji kembali memutar arah berniat menutupkan pintunya, namun saat dia memperhatikan Wei WuXian didalam sana tanpa sadar kakinya ikut melangkah masuk ke dalam.

"Lan zhan"
Panggil Wei Wuxian dia berjalan mencari ranjang di dalam ruangan yang gelap.

"Wei ying"

"Lan Zhan jika kamu memang tidak mengiinkanku, kau bisa menolak dengan cara yang berbeda seperti...'wei ying aku tidak bisa menikah denganmu karena kau jelek' lebih baik begitu."
Guman Wei Wuxian dia hendak terjatuh karena tersandung kursi.
Lan Wangji spontan menahan tubuhnya,
"Hati hati"

"Lan zhan?"

"Hm?"

"Aku terima jika kita tidak bisa menikah tapi tidak bisakah kita menjadi teman?"
Tanya Wei Wuxian dia menarik Lan Wangji kedekatnya dan bersandar didada lebarnya.

Lan Wangji menunduk, dia mengelus punggung Wei Wuxian pelan,
"Tidak bisa"
Jawab Lan Wangji dengan suara yang teredam.

"Kenapa?"

"Lupakan aku"
Bisik Lan Wangji, dia sedikit mendorong Wei Wuxian dan membaringkannya di ranjang.
Pria mabuk itu memalingkan wajahnya,
"Lan zhan sangat baik padaku saat aku mabuk..."

HEARTLESS  [MDZS]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang