chp 15 - Lembaran baru

2.3K 195 58
                                        

"Satu tahun terakhir?"
Tanya Wei WuXian bingung. Sesuai yang tertulis di catatan kematian Lan WangJi akan mati diusia 20 tahun entah kapan dan kenapa yang jelas itu akan terjadi saat usianya 20 tahun.
Lan WangJi sendiri saat ini berusia 19 tahun.
Mungkin agak terlambat mengatakannya dengan jujur tapi Lan Wangji sedang berusaha untuk lebih terbuka, setidaknya dia masih ada saat Wei WuXian benar benar membutuhkannya.

Lan WangJi,
"Aku.."

Wei WuXian,
"Kau?"

Lan Wangji,
"Catatan kematian..."

Wei WuXian,
"Ya?"

Lan WangJi,
"Tidakkah kau mengerti?"

Wei WuXian mengerenyit,
"Apa yang aku mengerti dari 2 kata itu? Tidak ada! Apa maksudmu, bicaralah lebih jelas bukankah kau orang yang perlu merincikan sesuatu dengan sangat jelas dan logis?"

Lan WangJi sedikit menunduk, dia perlahan meraih tangan Wei WuXian, dan berujar parau,
"Aku berbohong, tolong mengerti aku hanya punya waktu satu tahun untukmu... tidak bisa membahagiakanmu... ini jalan yang aku pilih untuk menjauhi... tapi aku rasa itu lebih me-"

"Itu lebih menyakitkan untukku? Atau untukmu?"
Sela Wei WuXian.
Halisnya ditekuk tampak terlihat  begitu dingin bahkan hampir sulit membayangkan dirinya pernah tersenyum dulu.
"Caramu memberitahuku sekarang... jika aku tidak mengandung... kau akan terus berbohong padaku dan membuatku hidup di atas rasa penyesalan? KAU TAU BETAPA SAKIT YANG AKU DENGAR? APA KAU TIDAK MEMPERCAYAIKU! KAU TAKUT? KAU PIKIR SEBERAPA LEMAH AKU!"

Lan WangJi,
"Jika aku mati.."

"MAKA MATILAH! Aku tidak akan pernah menjauhimu..."
Teriak Wei WuXian membuat Lan WangJi membuka matanya lebar lebar kata katanya baru saja menyentuh hati Lan WangJi.

Wei WuXian memalingkan wajahnya dia memukul dada Lan WangJi pelan,
"Dimana hatimu lan zhan? Apa begitu mudah melupakanku? Aku... aku tidak bisa melupakanmu"

"Tidak pernah melupakanmu... tidak pernah sedetikpun"
Jawab Lan WangJi yang kemudian mendekap pria kecil itu dan membelai rambutnya lembut.
"Aku mencintaimu"

"Lan zhan..."

"Aku sangat mencintaimu.."

Wei WuXian tersenyum lebar dia mengangguk dengan semangat,
"Mm! Aku juga sangat sangat mencintaimu!"

Lan WangJi,
"Kau ingin menamainya Lan Ji lian?"

Wei WuXian,
"Bukan aku.. itu nama darimu"

Lan WangJi tersenyum tipis,
"Begitu, lalu apa kau akan membesarkannya sendiri?"

"Aku agak takut, tapi lan zhan kau bisa menemaniku! berjanjilah kau akan menjadi hantu jadi aku akan tetap melihatmu dengan kemampuan yang diberikan untuk sekteku."
Ujar Wei WuXian dengan mata yang berbinar, mungkin agak aneh melihatnya begitu bahagia saat mengetahui kekasihnya akan  segera mati tapi ya.. itulah Wei WuXian.

Lan WangJi,
"Kau tidak bisa melihat hantu, kau bukan dari sekte jiang"

Wei WuXian,
"Pemegang catatan kematian bisa! Jadi ajari aku untuk duduk diperingkat satu kultivitas!"

Lan WangJi,
"Tidak, kau sedang mengandung"

Wei WuXian,
"Lalu kau tidak mau berbicara denganku sampai aku menyusulmu? Berapa tahun?"

Lan WangJi,
"sangat lama, kau bisa melihat anakmu sampai dia menikah."

Wei WuXian,
"MENGERIKAN! APA KAU AKAN MELIHATKU MENUA?! AIYAAA TIDAK ADIL! AKU LEBIH BAIK MATI LEBIH AWAL!"

Lan WangJi tersenyum tipis,
"Tidak masalah, aku akan tetap menyukaimu"

Wei WuXian,
"Ya! Ya! Ya! Kau lebih mahir merayuku sekarang"

Lan WangJi tiba tiba menghapus senyumannya saat melihat wajah Wei WuXian memucat dengan sangat cepat.
"Wei ying... kau.. apa kau baik baik saja?"

Wei WuXian tersenyum,
"Emm sedikit pusing, hanya sedikit! Saaaaangaaaat sedikit! Dan-"

"Ayo pergi dan obati dirimu"
Ajak Lan WangJi dia memangku Wei WuXian.
Pria kecil itu tampak agak kebingungan dia bertanya,
"Kemana?"

"Yun shen bu zhi chu"

"Hehhh??? Itu terlalu jauh kau mau membiarkan anakku mati dijalan? Brengsek lepas! Aku akan membiarkanmu memanggil dokter"

"Kita pergi ke dokter"

"Ada lan zhan! Disini ada dokter pribadi! Kau pikir sebarapa miskin kami!"

"Kita cari yang terbaik"

"Hah? Terbaik?"
Sela Jiang Cheng dia memasuki ruangan sembari melipat tangan di dada,
"Wei wuxian apa kau begitu murahan? Dengan sedikit bujukan darinya dan kau mulai jatuh cinta? Lihat sebentar lagi dia akan membuangmu"

Wei wuxian,
"Aku berterimakasih padamu jiang cheng telah memperdulikanku.. tapi kesalahpahaman antara kami sudah selesai.."

Jiang cheng,
"SECEPAT ITU?"

Lan WangJi,
"Kenapa kau tampak tidak senang?"

Jiang cheng,
"Tutup mulutmu, apa kau tidak merasa malu? Wei wuxian apa kau seorang jalang-"

"BUKAN, dia mate ku"
Sela Lan Wangji, yang kemudian menarik Wei WuXian pergi.
Sementara tubuhnya ditarik Lan WangJi Wei WuXian menoleh kebelakang dan menatap tajam jiang cheng dia bergumam tanpa suara dengan wajah kesalnya,
"Apa kau bilang ha? Jalang? Kau gila? dasar omega!"

"KAU YANG OMEGA!"

....

Dirumah sakit, Wei WuXian terbaring dengan wajah yang tampak segar, sangat penuh kecerian, hampir membuat Lan WangJi lupa bahwa pria satu ini sedang sakit.

Wei WuXian memperhatikan sekeliling, kemudian beralih pada Lan Wangji yang duduk disampingnya, "kau lan zhan~ bagaimana kau bisa tau?"

Lan WangJi, "mnn?"

Dia mengulang,
"Kalau aku sedang mengandung... bagaimana kau mengetahui itu?"

Lan Wangji,
"Kau baru saja mencoba membunuh anakku, kau pikir itu tidak akan tertulis dicatatan kematian?"

"Oh ehhee..."

"Oh?"
Tanya Lan WangJi terdengar agak kesal.

Wei WuXian tertawa canggung,
"Karna... kau berbohong padaku kalau aku akan mati dalam 3 tahun.. emm coba kau bayangkan saat usianya 2 tahun dan ibunya meninggal lalu ayahnya tidak pe-"

"Tidak peduli?"

"Ya... bukankah wajar aku menganggapmu begitu.. kau kan mengabaikanku terus menerus."

"Apa itu berarti aku akan mengabaikan anakku?"

"HEY PENGKHIANAT! APA YANG KAU BILANG BARUSAN?! KAU TIDAK AKAN MENGABAIKAN ANAKMU TAPI KAU MENGABAIKANKU- CIH APA APAAN ITU LAN ZHAN! JANGAN MEMBAGINYA!"
Teriak Wei WuXian sembari menarik kerah baju Lan WangJi.

Lan WangJi tersenyum tipis dia menepuk tangan Wei WuXian lembut
"Kau tau aku hanya berpura pura.. lalu kenapa kau masih marah?"

"Tutup mulutmu atau aku akan menciummu!"

"Ancaman macam ap-"

....


Author note:
Gomenosaiiii///
Authornya kadang lupa alur


Oh ya sebenernya author ada rencana bikin cerita drable tentang roh yang ada di senjata / alat musik mo dao zu shi semacam chen qing, wangji, suibien, bichen...

HEARTLESS  [MDZS]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang