Bagian 20

1.6K 58 1
                                        

Sehun berjalan menuju dapurnya. Setelah menemani Ullya tidur,dirinya mulai haus. Akhirnya ia memutuskan untuk mengambil minum di kulkasnya.

Pada saat ia tengah menenggak minuman itu, tiba-tiba saja ia merasakan pelukan. Sontak ia pun mendorong tubuh orang itu menjauh darinya.

"Kamu apa-apaan sih." Bentak Sehun kala melihat orang itu yang tiba-tiba memeluknya ada Sejeong. Mantan kekasihnya.

"Gak tau kenapa tiba-tiba aku pengen meluk kamu. Apalagi pas ngeliat tubuh kamu. Mungkin ini bawaan bayi aku." Ucap Sejeong sambil mengelus perutnya yang sudah mulai membesar

"Itu bukan urusan aku. Lagian juga itu anak kamu sama suami aku. Bukan anak aku. Mulai sekarang jangan pernah macem-macem kayak gini lagi. Atau kamu,aku usir dari sini." Ucap Sehun dengan nada marahnya

Sejeong tidak peduli dengan itu. Tiba-tiba saja ia langsung menyambar bibir Sehun dan terjadilah ciuman dalam sepihak itu.

Sehun yang mendapat itu membulatkan matanya.

Sejeong mengaitkan tangannya dileher Sehun. Ia terus melumat tanpa peduli Sehun akan memberontak. Dengan sekuat tenaga ia terus menahan leher Sehun agar tidak terlepas darinya.

Sehun mulai kehabisan akal. Ia terus memberontak dari ciuman itu. Bagaimana ia tidak bisa lepas dari ciuman Sejeong padanya.

Sampai akhirnya ia melihat seseorang datang ke dapur itu dan menyaksikan adegan ini. Dimana dirinya tengah berciuman dengan mantan kekasihnya.

Sehun membulatkan matanya ketika melihat siapa orang tersebut. Terlihat jelas seseorang itu tengah menatapnya dengan tatapan sendu. Siap meluncurkan air matanya yang memang sudah tersedia dipeluk matanya.

Akhirnya ciuman itu terlepas karena Sejeong yang melepaskannya. Ia menoleh kearah seseorang yang memang ia tau kedatangannya. Ia tersenyum licik ketika melihat Ullya, istri Sehun, menyaksikan segalanya yang ia lakukan pada Sehun.

Dengan cepat Sehun langsung berlari menghampiri Ullya yang kini masih diam mematung. Dengan segera ia langsung menggenggam kedua tangan istrinya berusaha untuk menjelaskan semuanya pada istrinya.

"Saya bisa---" Ucap Sehun terhenti karena Ullya dengan segera menghentikan ucapannya dengan cara menutup mulutnya dengan jari telunjuknya

"Aku capek om."

Sehun diam mematung ketika melihat Ullya yang kini berbicara tanpa mau memandangnya.

"Aku mau tidur." Ucap Ullya lagi

Lalu ia membalik tubuhnya dan langsung pergi meninggalkan dapur dengan diam. Ia mencoba menahan tangis kala mengingat adegan tadi. Tetapi ia berusaha baik-baik saja. Ia tahu diri siapa dirinya di rumah ini.

Ullya menaiki ranjangnya dengan diam. Setelah itu ia langsung menyelimuti dirinya dan berusaha tidur. Sepertinya harapan dia untuk tidur tidak bisa. Ia malah mengeluarkan air matanya yang sedari ia tahan.

Tiba-tiba saja pintu kamarnya dibuka oleh seseorang. Tentu ia tau siapa orang itu yang baru saja masuk kedalam kamarnya.

Ia juga merasakan orang itu naik keatas ranjangnya dan ikut berbaring dengannya. Seketika ia langsung merasakan pelukan pada perutnya. Dan langsung lah air matanya terus keluar dari matanya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Suamiku Oh SehunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang