Bagian 6

2.8K 74 3
                                        

Keesokannya, Ullya mulai belajar menjadi istri yang baik untuk suaminya. Pagi-pagi sekali, Ullya sudah bangun untuk menyiapkan sarapan. Ia juga mulai merapikan rumahnya agar ia mulai terbiasa merapikan rumahnya yang besar ini.

Perlahan Ullya mulai mencari alat-alat kebersihan untuk ia pakai membersihkan rumahnya. Dan setelah itu semua ia temukan,ia pun mulai melakukan bersih-bersihnya.

Ia cukup kelelahan membersihkannya. Tetapi bagaimana pun juga ia harus mulai terbiasa melakukan ini. Ia juga sedikit kesal pada laki-laki yang kini sudah menjadi suaminya itu,karena memiliki rumah yang sangat besar ini. Terlebih lagi dia katanya hanya tinggal sendirian disini.

Setelah membersihkan ruang tamu rumahnya,pandangannya terarah pada sebuah jam yang menunjukan pukul tujuh pagi. Ullya buru-buru pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan untuk suaminya itu.

Dengan telaten ia mulai mengolah bahan-bahan masakan. Ia berencana akan membuat nasi goreng pedas dan juga telur mata sapi setengah matang sebagai pelengkapnya.

Pada saat ia sedang berkutat dengan alat masaknya, tiba-tiba saja ia merasakan sentuhan tangan pada bahunya. Sontak ia pun menoleh kearah belakang yang dimana suaminya kini tengah memeluknya.

"Kamu ngapain jam segini udah bangun? Emang gak capek?" Ucap Sehun

Ullya menggeleng.

"Aku kan harus terbiasa om." Ucap Ullya menampakan senyumnya

Setelah selesai memasak,ia langsung menyajikan nasi goreng itu di piring yang sudah ia siapkan. Dan baru setelah itu ia meletakan ya dimeja makan.

"Om sini. Makanannya udah mateng." Ucap Ullya

Sehun pun menghampiri istrinya itu yang sudah berada dimeja makan.

"Silahkan. Nasi goreng spesial buat Ullya pasti enak." Ucap Ullya dengan antusiasnya

"Kalo gak enak gimana?" Ucap Sehun menatap istrinya

"Jangan dimakan. Gampang kan." Ucap Ullya

Perlahan Sehun pun mulai menyuap satu sendok nasi goreng itu kedalam mulutnya. Tiba-tiba saja ia terdiam. Ullya yang melihat itupun mengerutkan dahinya.

"Kenapa? Gak enak ya?" Ucap Ullya yang penasaran dengan hasil masakannya

"Pedes." Ucap Sehun yang kembali memasukan satu sendok kedalam masakannya

"Payah." Ucap Ullya yang juga mulai menyuap makanannya

Sontak Sehun pun langsung menoleh kearahnya.

"Segini gak ada apa-apanya buat saya." Ucap Sehun dengan sombongnya

Ullya mendiamkannya sambil memakan makanan itu.

"Kamu gak percaya? Oke nanti saya buktiin. Besok-besok kamu masak yang lebih pedes dari ini,pasti saya abis--- uhukkk uhukk."

Sontak Ullya pun langsung mengambil minum untuk suaminya.

"Om sih banyak ngomong. Jadi keselekan." Ucap Ullya sambil menepuk punggung Sehun

"Abisnya kamu,saya kamu diem. Diajak ngomong juga diem aja lagi. Dosa kan diemin suami." Ucap Sehun dengan wajah kesalnya

"Iya maaf." Ucap Ullya yang kembali ketempat duduknya

-

-

-

-

-

"Kok bersih sih. Emang maidnya udah dateng?" Ucap Sehun menoleh kearah istrinya yang berada disebelahnya

Suamiku Oh SehunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang