Bagian 27

1.5K 55 6
                                        

"Kamu ngapain?" Ucap Sehun kala melihat istrinya tengah sendirian ditepi kolam renang

Ullya yang menyadari kehadirannya pun langsung menoleh kearah suara. Ia menampilkan senyum manisnya. Seketika Sehun terpanah melihat itu.

Perlahan ia mulai maju,mendekati Ullya. Sehun membantu Ullya bangun dari posisinya. Ia mencium kening istrinya. Entah kenapa,rasanya ia ingin berlama-lama dengan istrinya,semenjak istrinya ini hamil.

"Mulai besok,saya mau ambil cuti." Ucap Sehun sambil menyingkirkan anak rambut Ullya

"Kenapa?" Ucap Ullya

"Pengen sama kamu terus." Ucap Sehun yang langsung mendekap Ullya kedalam pelukannya

Ullya yang mendapat itu hanya diam.

"Jangan. Kita kan harus terbiasa." Ucap Ullya yang langsung membuat Sehun melepaskan pelukannya

"Terbiasa apa?" Ucap Sehun setelah melepas pelukannya

Ullya tersenyum.

"Setelah anak kita lahir,aku kan bakal gak sama om lagi. Om lupa ya?" Ucap Ullya yang mengucapkan itu tanpa beban sedikit pun

"Maksud kamu apa sih? Saya bener-bener gak ngerti." Ucap Sehun yang benar-benar tidak mengerti

"Tuh kan. Om pasti lupa. Setelah anak kita lahir,om bakal cerain aku. Masa om lupa sih." Ucap Ullya yang langsung membuat Sehun membulatkan matanya

"SAYA GAK PERNAH NGOMONG KAYAK GITU YA ULLYA." Bentak Sehun yang langsung membuat Ullya tersentak

"DENGER,KITA AKAN BESARIN ANAK KITA BARENG-BARENG. GAK AKAN ADA PERPUSAHAN DIANATAR KITA. DENGER ITU." Ucap Sehun yang masih membuat Ullya diam

Ullya dapat melihat raut wajah marah, benar-benar marah dari Sehun. Matanya juga berkaca-kaca. Apakah dia sedih? Atau memang itu hanya sebatas kemarahannya saja.

"Saya mohon jangan ngomong kayak gitu lagi." Ucap Sehun yang sudah memeluk tubuh Ullya kembali

"Saya bener-bener gak mau pergi. Saya bener-bener gak bisa kehilangan kamu sama anak kita." Ucap Sehun sambil terisak

Jelas sekali,jika Sehun menangis didalam pelukannya sendiri. Ullya yang merasakan bahunya basah pun hanya bisa diam. Matanya juga ikut mengeluarkan air mata kala bahu suaminya yang bergetar.

-

-

-

-

-

Hari demi hari terlewati. Terhitung sekarang kandungan Ullya masuk bulan kelima. Perutnya pun sudah menunjukan reaksinya. Bahkan mual masih sering ia rasakan.

Semenjak saat itu, Sehun berusaha menjadi suami siaga. Ia benar-benar selalu berada disamping istrinya. Omongannya yang bilang ingin bercuti pun benar-benar ia lakukan. Ia mengambil cuti hingga Ullya melahirkan nanti.

Sehun juga sudah mempersiapkan perlengkapan bayinya nanti. Bahkan Ullya,saja tidak melakukan apapun,karena memang semuanya sudah diurus oleh suaminya. Sehun memang sangat senang menyambut kehadiran anaknya. Dan tentu saja itu membuat Ullya dirudung rasa terharu.

"Kamu mau makan sesuatu? Biar aku siapin." Ucap Sehun yang sekarang mulai menggunakan aku-kamu.

Sehun yang tau Ullya bingung dengan sebutan aku-kamu pun tersenyum gemas.

"Pake aku-kamu aja ya sekarang?" Ucap Sehun yang hanya dibalas deheman oleh Ullya

"Aku buatin susu ya?" Ucap Sehun. Dengan cepat Ullya langsung menggeleng.

Suamiku Oh SehunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang