Annyeong haseyo
Jangan lupa tinggalkan jejak
Happy readingSuara dentuman musik memenuhi ruangan yang cukup padat di kunjungi orang-orang yang bermaksud menghilangkan penat ditengah kesibukan bekerja
Terdapat dua orang namja yang sedang menikmati cairan beralkohol, mereka saling bertukar cerita yang tak pernah habis
"sudah berapa lama kau tidak minum yoong? Ck Seperti orang yang sudah bertahun-tahun tidak minum saja" cibir yuri saat melihat yoona begitu lahap menghabiskan minuman yang mereka pesan
"ne, terakhir aku minum banyak setelah satu tahun tinggal di amerika, dan itu menghambat proses penyembuhan ku. Aku hanya minum untuk menghangatkan tubuh saja, selain waktu itu" beri tahu yoong kembali menegak minuman nya
"pantas saja, lalu bagaimana sekarang pengobatan mu?" jarinya menyusuri bibir gelas bening yang sudah kosong
"dr bilang sudah selesai, dan aku sudah mulai bisa berbaur dengan yeoja. Bisa kau lihat sendiri hyung" jawab yoona, yuri hanya mengangguk tanda mengerti
Mata yuri mengedar di beberapa sudut mencari seseorang yang dimaksud, setelah berhasil menemukannya mata yuri memberi isyarat seolah berkata 'lakukan sekarang' orang yang di maksud datang dengan sebuah nampan yang berisi minuman dan memberikan nya pada yoona dan yuri. Bedanya, minuman yang di berikan pada yoona sudah di campur obat tidur
Yoona langsung menegak minumannya. Tak lama berselang matanya terasa sangat berat dan kemudian dia tertidur dengan posisi meja menjadi tumpuan nya "mataku sangat mengantuk hyung" ucapnya sebelum hilang kesadaran
"bawa yoona ke dalam mobil ku, dan salah satu dari kalian ikuti aku menggunakan mobil yoona" ucap yuri bangkit dari duduknya
"maafkan aku harus melakukan cara ini yoong" gumamnya tersenyum miring
****
Sesampai nya di tujuan, yuri menyuruh bodyguard nya untuk membawa yoona kedalam penthouse yuri
"tidurkan dia di sopa" ucap nya, setelah itu bodyguard keluar meninggalkan ruangan itu
"kapan dia akan bangun?" tanya seorang namja dengan tubuh jangkung keluar dari arah dapur
"obat tidur nya berkerja selama dua jam, dia akan bangun satu jam lagi" beritahu yuri, dia meninggalkan yoona sendirian di ruang tengah
Semua sudah selesai, tinggal beberapa menit lagi yuri akan membangunkan yoona
"matikan lampunya" perintah yuri pada temannya
"apa tidak akan apa-apa? Bagaimana jika dia mengalami tempramen kembali?" tanya salah satu dari mereka khawatir pada keadaan yoona
"semua akan baik-baik saja, aku bertanggung jawab akan hal itu" ucap yuri meyakinkan, mendengar ucapan yuri mereka mengikuti perintah yuri untuk mematikan pencahayaan membuat ruangan menjadi gelap hanya terdapat cahaya temaram dari sebuah lilin
"sekarang aku akan membangunkan yoona, kalian bersiaplah" perlahan yuri kemudian menepuk pipi yoona "yoong ireona... Yoongie-ya.. "
Tak perlu mengulang beberapa kali, perlahan mata yoona mengerjap. Namun tetap saja keadaan sekelilingnya gelap
"hyung kenapa gelap?" tanya yoona sedikit panik
Prok.. Prok..
Suara tepukan tangan yuri membuat cahaya ruangan kembali menyala. Yoona di kejutkan dengan keberadaan orang lain di ruangan itu

KAMU SEDANG MEMBACA
PLEASE HELP ME [END]✔️
Roman pour Adolescents"ketika semua harapan sudah hilang, bisakah aku beristirahat? tolong biarkan aku mati" -im yoona tidak ada semangat apapun dalam hidup nya, dia hanya menjalani sisa nafasnya. beberapa kali dia mencoba mengakhiri hidupnya. namun, tuhan selalu memil...