Anyeong reedeulPlease enjoy and jangan lupa tinggalkan jejak
Happy reading
Hari-hari terus berlalu, hingga sampai di suatu hari yang sudah di tentukan oleh 2 keluarga untuk melangsungkan pertunangan putra putrinya
Malam tanpa bintang menjadi kesan kurang baik, malam ini tepat pertunangan jessica dan jaejong akan dilaksanakan. Dan sejak hari itu jessica tidak pernah bertemu lagi dengan yoona, bertukar kabar pun tidak. Bukan jessica tidak mencoba menghubungi, hanya saja yang dituju selalu tidak dapat dihubungi
Tanggung jawab proyek pembangunan sudah di alih tangan pada Dir. Ham, tentu membuat jessica kesulitan mendapat alasan untuk tahu kabar Im yoona
Jessica tampak murung di depan sebuah cermin, para make over sudah hampir selesai dengan tugasnya. Tapi jessica masih sibuk dengan fikirannya, hingga suara sang ayah berhasil menarik perhatian nya menuju kesadaran penuh
"apa kau baik-baik saja sooyeon?" tanya Daniel Jung yang menyadari putri sulungnya melamun seperti sedang memiliki banyak beban
"aniyo daddy, aku baik-baik saja.. Emm apa daddy masih ingat permintaan ku 6 tahun yang lalu?" kini perhatian jessica teralih dan menunggu jawaban sang ayah
"mm yang mana? Katakan saja jika itu bisa membuat putri daddy tersenyum" ucap Daniel Jung tersenyum tulus pada putrinya
"aku sempat meminta daddy menelpon samchon Im untuk mengetahui keadaan yoona dan daddy memenuhi itu. Bisa lakukan lagi sekarang?" mata jessica terlihat sendu saat mengutarakan permintaan nya, entahlah dia sangat tersiksa jika terus seperti ini fikirnya
"apa ada masalah hmm? Bukan nya dia yang menjadi penanggung jawab proyek pembangunan mall B&Eclare? Bahkan kau masih memikirkan pria itu saat kau akan bertunangan dengan jaejong" cecar Daniel jung penasaran
"aniyo dad, tidak ada masalah. Hanya saja aku ingin tahu kabarnya, dia kembali ke Amerika beberapa hari yang lalu, aku hanya ingin tahu kabarnya sungguh" jawab jessica dengan wajah memohonnya
Daddy mana yang bisa menolak permintaan putrinya? Dengan berat hari Daniel Jung menghubungi Im siwan, dan keluar dari ruangan itu
Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya Daniel menemui jessica kembali
"bagaimana dad?" tanya nya antusias
"tidak seburuk 6 tahun yang lalu" jawab Daniel dengan senyum menggoda
"apa maksud Daddy? Jangan bilang yoong akan tinggal lama di Amerika?" panik jessica, matanya mulai menghangat siap meluncurkan lahar dari kedua mata kucingnya
"haha kenapa kau begitu panik sayang? Dia hanya mengurus beberapa pekerjaan dan akan kembali dalam waktu 3 hari kedepan" jawab Daniel jung tertawa karena melihat wajah kesal putri sulungnya yang terkenal dingin itu sedang mengkhawatirkan orang lain
"aishh daddy mempermainkan ku" kesal jessica menekuk wajahnya, namun hatinya sungguh sangat lega sekarang. Ketakutannya tidak terjadi sama sekali
"kajja kita turun, mereka sudah menunggu" ajak Daniel jung menyodorkan tangannya agar di genggam jessica, jessica menurut kemudian bangkit dari duduknya
"apa soojung belum datang?" tanya jessica pada tiffany saat sudah berada di tempat pesta yang di adakan di halaman belakang mansion Jung
"aku rasa dia akan tiba beberapa saat lagi, apa kau tidak merencanakan hal gila jessie? Kenapa wajah mu tampak bahagia?" selidik tiffany mendekatkan wajahnya kepada jessica

KAMU SEDANG MEMBACA
PLEASE HELP ME [END]✔️
Fiksi Remaja"ketika semua harapan sudah hilang, bisakah aku beristirahat? tolong biarkan aku mati" -im yoona tidak ada semangat apapun dalam hidup nya, dia hanya menjalani sisa nafasnya. beberapa kali dia mencoba mengakhiri hidupnya. namun, tuhan selalu memil...