4🍭

1.4K 144 2
                                    

🍑🍑🍑🍑

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🍑🍑🍑🍑

Happy reading..

Dengan langkah gontai kakinya menuruni anak tangga satu persatu, gaun yang ia kenakan cukup menyiksa.

Nyaris saja membuatnya terjatuh,sial_ apakah yang di inginkan laki-laki paruh baya itu pada dirinya, selalu saja membuat hidupnya sulit.

"Ayolah gaun sialan menurutlah pada ibumu ini, jangan membuatku susah."

Seperti seorang ibu yang mengeluh pada anaknya agar tak membuatnya susah,lalisa gadis itu cukup kesulit atas apa yang ia kenakan sekarang.

"Nona muda_ salam hormatnya kepada putri tunggal tuan besarnya itu.
Gadis itu hanya berdehem, dengan melangkahkan kakinya masuk kedalam mobil mewah.

"Bisakah kau membawanya dengan cepat." Sang supir hanya tersenyum simpul, dari ekspresi wajahnya saja siapapun akan tahu jika gadis itu sama sekali tak nyaman dengan ini semua.

"Nona muda, bagaimana kabar anda?"

"Paman Jung, kau bisa lihat sendiri bahwa aku baik-baik saja. Kurasa dia yang terlalu khawatir padaku berlebihan.

Tentu saja seorang ayah akan mengkhawatirkan putrinya, jika ada goresan sedikit akan membuat kekhawatiran berlebih bagi seorang ayah.

Apalagi lalisa ada putri satu-satunya.

Sekitar dua puluh menit mobil itu melaju dengan kencang dan selamat sampai tujuan, tuan Jung membukakan pintu untuk nona mudanya. Gadis dengan gaun cantiknya keluar dari dalam mobil, seketika kilatan cahaya dari kamera wartawan mengambil gambar dari gadis yang sama sekali belum pernah mereka lihat.

Cantik......
Tentu saja putri dari tuan Lee itu sangatlah cantik bak putri dari kerajaan, kakinya melangkah dengan anggun. Walaupun lalisa masih berusia delapan belas tahun tapi dirinya pandai menempatkan posisi kastanya.

Mata hazelnya menatap lurus kedepan, tak ada rasa risih sedikitpun saat semua wartawan mengambil gambar dirinya. Seperti gadis itu sudah terbiasa akan hal semacam itu.

"Nona, tunggulah tuan besar disini." Tutur tuan Jung, yang mengarahkan lalisa pada ruangan pribadi di gedung putih.

"Menunggu, membosankan sekali."dengan nada lemasnya lalisa menyenderkan kepalanya di senderan kursi.

📍📍📍📍

Seluruh kolagen pembisnis ternama di Korea sudah berkumpul, ahn Sehun yang menjadi pusat perhatian sekarang pemuda itu menjadi sasaran para ayah yang ingin putrinya di nikahi olehnya.

BELOVEDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang