Bab 45

31.8K 588 92
                                        

Happy reading semuanya, seperti biasa bacanya pelan-pelan yeess biar kerasa panjang whaha.... 2800+++ kata semoga puas yaa

-------------------

Unna baru saya tiba di Melv's café, malam ini ia menggunakan dress burgundy selutut yang di padu-padankan dengan sling bag dan flat shoes senada. Melv's café, café pertama yang Melvin buka untuk menyalurkan hobi makannya agar setiap hari dapat makan gratis, saat Unna masuk suasana di dalam café sudah ramai dengan pengunjung. Unna mengedarkan pandang mencari keberadaan Ryo yang datang terlebih dahulu karena harus membantu pembukaan Melv's café.

"Hei, na" Unna memutar tubuh saat seseorang memanggilnya.

"Hallo, kak. Selamat atas pembukaan Melv's cafénya. Udah rame bangte ya"

"Thank's udah datang ke acara gue. Udah nyoba makanannya?"

"Hmm akku belum nyoba makanannya sih, aku baru datang kak"

"Pokoknya lo harus coba makanannya ya, di jamin endol tak kendol-kendol ngeunah" ucap Melvin menirukan salah satu foodvloger yang ada di youtube.

"Kak Melvin tenang aja pasti aku coba semua menunya, aku gak nolak rejeki makan gratis kok hehe"

"Haha udah kebaca dari muka lo. Btw kok lo sendirian?"

"Iya nih, dari tadi aku cari kak Ryo tapi gak ketemu. Kak Melvin liat gak?"

"Tadi gue liat Ryo ada di dekat panggung musik sama anak The Streat" Tiba-tiba ada sesorang yang menyapa Melvin, mengajaknya pergi. "Oke na, kayaknya gue harus nyapa pengunjung lain. Gue tinggal gak papakan?"

"Gak papa kak, aku juga mau cari kak Ryo"

"Oke, gue sana dulu ya" Melvin berlalu menjauh dari Unna.

Selepas Melvin pergi, Unna mengayunkan kakinya menuju panggung musik namun langkahnya terhenti saat melihat lamu di pangung padam lalu terang kembali menampilkan Ryo yang tengah berdiri memegang mic, detik selanjutnya Unna melebarkan kedua bola matanya mendegar Ryo menyanyikan lagu kesukaannya----- salah satu lagu yang dinyanyikan Justin Bieber.

Bait demi bait lagu yang Ryo nyanyikan mengalun indah di telingga Unna.

Sejak kapan kak Ryo bisa nyanyi?

Unna menikmati penampilan Ryo tanpa mengedipkan mata hingga lagu itu berakhir. Unna perlahan berjalan mendekat saat Ryo meminta ikut naik bersamanya, Unna meraih tangan Ryo lalu tersenyum saat Ryo menggenggam tangannya. Suara Ryo yang tengah mengucapkan selamat atas pembukaan Melv's café seolah angin lalu di telinga Unna, wajah Ryo terlihat lebih menarik untuk Unna perhatikan hingga ia pasrah saja saat Ryo membawanya menjauh ke bagian lantai dua café Melv's.

"Kamu suka disini?"

"Suka. Udaranya sejuk alami, suasananya lebih natural. Menurutku area outdoor ini akan lebih banyak pengunjung yang makan disini daripada di lantai bawah. Ehh tapi kok disini sepi kak?"

"Sepi kan acara pembukaan café ada di lantai bawah. Btw, tadi penampilan kakak gimana?"

"Bagus sih, aku gak nyangka kakak bisa nyanyi"

Ryo tersenyum bangga. "Nyanyi doang masa seorang Ganinryo Perwira Hutama gak bisa"

"Uuh, sombongnya tapi harus aku akui sih suara kakak lebih bagus daripada aku hehe. Ayo kita ke bawah kayaknya acara intinya udah mau mulai, kak"

"Nanti. Ada yang mau kakak bicarakan dulu sama kamu"

"Bicara apa?"

Unna tersentak saat Ryo menempelkan kedua tangan di wajahnya, kedua matanya bersiborok. Menatap Unna lebih dalam membuat jantungnya seketika berpacu lebih cepat dari biasanya. Kali ini Unna menatap bingung pada selembr foto yang baru saja Ryo berikan padanya.

My Munnah (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang