Happy Reading 😁
Bacanya pelan-pelan biar kerasa panjang
Tolong tandai Typo karena kau ngetik langsung upload tanpa baca ulang 🙏
----------------
Tiga hari berlalu semenjak Unna bertemu dengan Edo di Lotus café, hubungannya makin berjalan dengan baik, komunkiasi lancar, Edo semakin perhatian dengannya, buktinya tadi ia mengantar Unna berangkat ke kampus dan Edo juga berjanji akan mengantarnya pulang. Unna juga diajak ke kantin terlebih dahulu oleh Edo, karena biasaya Unna harus memaksa Edo terlebih dahulu jika ia ingin ke kantin bersama, Unna senang dengan sikap Edo yang sekarang.
Saat ini Unna tegah berkeliling mall, tentunya ia tidak sendirian ia datang bersama Edo. Tadi sepulang dari kampus Edo tidak langsung mengantar Unna pulang ke rumahnya melainkan memaksanya mampir dulu ke mall pada seharian tadi Unna tela mengurus untuk kepentiangan ujian skripsinya.
"Kita makan dulu ya"
"Do, kita langsung pulang aja deh. Beneran aku capek banget hari ini, makanya nanti aja gimana?"
"Aku lapernya sekarang na. pokoknya kita makan dulu baru abis itu aku anterin kamu pulang" ujar Edo sambil menarik tangan Unna ke lantai paling atas dimana foodcourt tersedia di mall itu.
"Oke, kita makan dulu tapi bisa gak kamu gak usah tarik-tarik aku. Malu di lihat orang banyak"
Edo melepas tarikannya tarikan di tangannya menjadi pegangan tangan.
"Maaf yaa, aku gak sengaja"
Unna mengangguk lalu tersenyum lebar pada Unna. "Kita mau makan dimana?"
"Kamu mau makan apa? Kali ini aku bakal turutin mau kamu"
"Mcd gimana?"
"Ayo" ujar Edo sambil mengajak Unna berjalan menuju tempat maka yang Unna inginkan.
Mereka sampai di tempat makan yang mereka inginkan. Edo berjalan memesan makanan sedangkan Unna memilih tempat duduk untuk mereka. Unna memilih tempat duduk di dekat jendela yag kebetulan kosong, ia bisa melihat pemandangan kota jakarta pada sore hari ini dari tempatnya duduk. Beberapa saat kemudian Edo datang dengan berbagai jenis makanan di tanganya.
"Bosen nunggunya?"
"Gak kok, aku liat pemandangan mobil yang berseliweran dari sini"
"Aku pesankan ini buat kamu, sukakan?" ujar Edo memberikan cheeseburger meel dengan ice pink berry latte. "Kalau kamu gak suka bisa pesen yang lain saja" tambaha Edo karena dari tadi Unna diam saja.
"Aku suka kok. Gak usah pesen yang lain"
"Yaudah, ayo makan katanya mau cepet pulang"
Unna terpaksa memakan makanan yang Edo pesankan, apa Edo tidak tahu kalau ia alergi keju? Unna makan hanya sedikit cheeseburger itu selebihnya ia hanya minum dan maan kentang goreng yang dipesan Edo. sementara Edo makan dengan lahap pesanannya tanpa memperhatikan Unna.
Semoga alergiku gak kambuh walau makan keju sedikit aja. Do'a Unna dalam hati
"Do?"
Edo mendonggak menatap Unna yang memanggilnya. Menaik turunkan halisnya seolah berkata "apa?".
."Tiga hari lalu aku ketemu mamah kamu di mall ini juga"
"Orgghiya?" jawab Edo dengan mulut penuh makanan.
"Iya, beliau abis ngambil pesanan cincin tunangan kamu yang..."
Uhuk..uhuk..uhuk
Tiba-tiba Edo tersedak makanannya sendiri, Unna yang melihat Edo tersedak lagsung memberikan minum padanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Munnah (END)
ChickLitCerita ke-2 ONLY FOR ADULT 21+++ __________ Aku yakin 3000% nama adalah do'a. Jika kalian tidak percaya terhadap keyakinanku. persyaiton dengan kalian. Tertanda: Maemunnah Masa kini 💋💋💋
