SARAN: PAKE MUSIC BALLAD
Abaikan typo,
Enjoy!
.
.
.
.
"Taruhan?" Haechan mendongak. Begitu pula Hyung yang lain.
Jaehyun mengangguk cepat. Ia mendayung papannya mendekati yang lain.
"Kata Ahn Hyung kan, termasuk susah untuk pemula. Kita taruhan, yang paling cepat bisa dia pemenangnya," jelas Jaehyun.
"Ooh boleh juga. Aku ikut!" Doyoung mengacungkan tangannya. Jaehyun tersenyum senang.
"Aku juga ikutan!"
"Aku juga!"
"Aku mauu!"
Seruan para member terdengar riuh. Mereka merasa tertantang. Ini akan seru!
"Haechan ikut kan?" Yuta bertanya. Para member menoleh. Benar juga, Haechan diam dari tadi.
"Eeng.." Haechan menatap hyungnya ragu.
"Ayolah, ikut saja," bujuk Yuta. Ia menggoyang-goyang kan tangan Haechan.
"Aa.. iya deh.." jawab Haechan pasrah. Yuta bersorak. Yang lain juga.
"Eh, tunggu. Kita harus bilang sama Ahn Hyung dulu!" cetus Taeyong.
Jaehyun dan Yuta segera menoleh cepat kearah Ahn Hyung.
"Boleh ya, Hyung?"
Ahn Hyung berpura-pura berpikir. Ia diam sambil memejamkan mata.
Jaehyun dan Yuta mendorong papan Ahn Hyung. Mereka terlihat sangat dekat, seolah pernah kenal sebelumnya. Humble.
"Hm.. bagaimana yaa?"
"Hyuung~" kali ini Jungwoo ikut menyumbang aegyo.
"Hahaha.. kalian ini lucu sekali. Baiklah, Hyung setuju." Ahn Hyung tertawa renyah.
Member 127 pun bersorak. Mereka menari-nari diatas papan, terus jatuh kelelep.
"Nuna yang jadi juri ya?" Ara Nuna ikut nimbrung. Sejak tadi ia mengawasi pembicaraan para cowok itu.
"Tentu, Nuna! Yang adil yaa.." bukan member 127 yang menjawab, melainkan Ahn Hyung.
"Ish! Berhenti menggoda ku, Ahn!" Ara Nuna memukul pelan punggung Ahn Hyung.
Uhuk! Uhuk! Mendadak Haechan gatel-gatel. Oh, ia terkena uwuphobia!
Tapi ia sangat senang, karena tidak ada tanda-tanda kecanggungan dalam interaksi mereka. Ahn Hyung dan Ara Nuna sangat ramah.
"Yang kalah dapet hukuman kan?" tanya Taeyong semangat.
"Harus dong!"
"Kira-kira hukumannya apa?"
Keadaan kembali hening. Mereka sibuk memikirkan hukuman.
"Gimana kalau berdiri diatas papan selama 1 menit? Itu susah lho," usul Ahn Hyung.
Haechan menyimak sedari tadi. Berdiri 1 menit? Ia pesimis. "Plis jangan ma-"
"Waa boleh! Boleh!" Para member kembali berseru-seru. Haechan mengumpat dalam hati.
"Oke, kita latihan sebentar. 10 menit lagi mulai," koor Ahn Hyung. Para member mengangguk kompak.
Mau tidak mau, Haechan harus ikut. Ia mendekati Ara Nuna. Kalau Ahn Hyung sudah dikerubuti member dari tadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
STRONG - NCT 127
FanfictionLika-liku kehidupan seorang Lee Haechan sebagai maknae NCT 127. Mereka melewati suka-duka dan saling support. Jangan lupakan para penggemar. Mereka juga bagian penting sebagai pemanis dalam hidup Haechan. Tak ada secuil pun kesedihan. Atau lebih te...
