🌗- Haters

8.3K 689 79
                                        

Abaikan typo,
Enjoy!

.

.

.

.

RS Seoul, VIP Room.

Seluruh member berkumpul bersama. Mereka duduk di sofa sambil memandang depan.

Disana tampak beberapa perawat mengganti perban Haechan. Juga mengecek perkembangannya. Tidak dilakukan apa-apa untuk tulangnya, hanya diperhatikan agar tidak terlalu banyak bergerak. Syukurlah tidak terlalu parah.

Perawat meneteskan obat merah, sedikit membuat Haechan mengernyit. Setelah menutup lukanya, memar di sekitarnya diolesi salep.

Selesai, perawat itu membereskan peralatannya. Kemudian ia pamit keluar.

Lenggang. Begitu pintu ditutup, suasana hening menyelimuti. Haechan memperbaiki posisi duduknya, dibantu Doyoung.

Manager Han menatap Taeyong sejenak, yang dibalas anggukan samar.

"Baiklah, kita mulai saja pembicaraan ini."

Johnny menegakkan tubuhnya, begitu pula yang lain. Mereka diam menunggu Manager melanjutkan kalimatnya.

"Jadi.. kita akan bahas masalah comeback ini. Cukup banyak kejadian tak terduga, tapi kita pasti bisa melewatinya,"

Manager Han menatap para member satu-persatu.

"Kemarin agensi sudah membuat pernyataan. Kalian sudah melihatnya?"

Semua mengangguk. Haechan juga sudah melihatnya. Juga komentar penggemar yang mengkhawatirkan dirinya.

Manager Han beralih menatap Haechan. "Dengan ini, terpaksa kita melanjutkan comeback tanpa Haechan."

Haechan menunduk mendengarnya. Tangannya memilin selimut. Ia sangat sedih mendengarnya.

"Jadi, kalian harus tetap fokus pada masa promosi ini. Jangan sakit, jangan sampai kelelahan. Sedangkan Haechan, cukup fokus pada pemulihan. Mengerti?" Manager Han bertanya memastikan. Suaranya terdengar lembut tapi tegas. Terlihat sangat berwibawa.

"Mengerti, Hyung."

Manager Han tersenyum simpul. "Kalau begitu, ada berita kedua."

Haechan mengangkat kepala begitu mendengarnya. Ia berpandangan dengan Doyoung di sebelahnya. Doyoung mengangkat kedua bahunya, tanda ia juga tidak tahu.

"Apa, Hyung?" Jaehyun bertanya.

"Hum.. kalian masih ingat pembicaraan kita kemarin pagi?" Manager Han balik bertanya.

"Hyung menanyakan konser?"

Manager Han mengangguk. "Kalian kapan terakhir konser?"

Jungwoo tampak mengingat-ingat. "Tahun 2019 enggak sih? Eh, iya kan?"

Taeyong mengangguk. Kemudian kembali mengarahkan atensi pada Manager. "Memangnya kenapa, Hyung?"

Manager Han tertawa renyah. "Kalian akan konser."

Hening. Para member berpandangan. "Apa?"

"Kalian akan konser akhir tahun nanti."

Para member masih berpandangan. Tawa Manager Han meledak melihat raut kebingungan mereka.

"Beneran, Hyung?"

"Maunya beneran kan?"

Pernyataan itu bukti mereka tidak salah dengar. Ruangan itu sontak dipenuhi sorak-sorakan member.

STRONG - NCT 127Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang