TWENTYTHREE -

644 54 0
                                        


.
.
.

Yori pov

Wanita itu sangat kesal karena perlakuan bora tadi malam membuatnya setengah emosi dan ingin membunuhnya saja secara perlahan tapi dia tidak melakukan itu karena dia juga masih membutuhkan kepolosan bora itu untuk mendapatkan jungkook, dengan penuh keberanian yori pun mendatangi bora yang sedang berada dikamarnya.

Yori membuka pintu kamar bora dengan tidak mengetuknya terlebih dahulu dan kebetulan bora sedang berdandan didepan cermin lalu melihat yori dari pantulan cermin juga.

Bora pun membalikan badanya.

Dengan beraninya yori berniat menampar bora tapi wanita itu menahannya dengan tangan kanan dan bora mengenggam tangan yori cukup kuat.

" beraninya kau!! " seru yori.

Bora melepaskan tangan yori.

" kau ini tidak berniat menolongku ya? Atau kau tidak ikhlas karena jungkook akan menikahiku hah! " ucap yori.

" siapa bilang dia akan menikahimu bodoh! Itu bukan anak kandungnya " ucap bora.

" apa yang kau bilang!? Bora sadarlah kau ini berada di tengah aku dan jungkook yang akan menikah " balas yori.

" kau ini kepedean sekali! Dia tidak akan menikahimu karena itu bukan anaknya.. Apa kau tidak paham? " tanya bora.

" semuanya sudah jelas... " yori.

" itu semua palsu! Kau palsu dan surat itu palsu... Yori apa kau tidak lelah dengan semuanya? " tanya bora.

" tidak!! " seru yori sambil berteriak.

Yori pun mendorong bora kekasur.

" tidak ada wanita satu pun yang akan merebutnya dariku! Termasuk kau.. Apapun akan kulakukan dengan bayi ini! " yori.

Dan sekarang yori menarik bora untuk berdiri dan menatap wajahnya.

" keluarlah dari rumah ini!! " seru yori.

" kau yang harusnya keluar! Siapa yang membuatmu tinggal disini?... Aku kan! Maka berterima kasihlah padaku! " seru bora.

Yori mengepalkan tanganya karena sudah tidah tahan lagi dengan sikap bora yang semakin melawan dan berani.

Bora membenarkan rambutnya secara elegan dan berdehem pelan.

" jika kau masih mau disini bersainglah secara sehat.. Karena kalo tidak! Aku akan memberikan surat palsu itu pada jungkook lalu kau keluar dari rumah ini " bora.

Bora pun berniat keluar kamar.

" kau bangga sekarang? Kau bangga dengan dandan seperti itu? " ucap yori.

Bora berbalik badan.

" kau terlihat seperti wanita murahan yang sedang menggoda jungkook " yori.

" lalu apa bedanya dengan kau? Bukanya kita sama? Ohh tidak tidak kita tidak sama.. Bedanya jungkook mencintaiku dan dia tidak mencintaimu " balas bora.

" mati saja kau!! " kesal yori.

" aku cantik bukan? " tanya bora sambil berputar dihadapan yori.

Yori dan bora pun mendengar panggilan jungkook dari bawah dan sepertinya lakilaki itu sudah pulang kerja.

" yaampun dia sudah pulang.. Kau kembali kekamar dan aku harus menemuinya.. Dah yori " ucap bora.

Bora pun pergi.

HE LOVES ME✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang