FOURTYTWO -

420 33 0
                                        


Sore hari.

Jimin menaruh koper kecilnya itu untuk menaruh uang senilai 500M lalu membawanya keluar ruangan karena hari ini mereka sudah berjanji disebuah tempat dengan sungjae juga taehyung, para pria itu akan menolong bora dari daejung, mereka juga sudah berapa hari tidak bertemu dengan jeon jungkook setelah memutuskan untuk berhenti dari perkerjaan nya.

Akhirnya jimin memberhentikan mobilnya lalu keluar untuk bertemu dengan sungjae juga taehyung yang sudah menunggu sedari tadi kedatanganya.

Taehyung menyender di depan mobilnya sambil memutar mutar kunci mobil ditangannya sendiri, hari ini pria itu sangat terlihat keren dan tampan, sementara sungjae memakai pakaian mahal nya hari ini dan berdiri disamping mobilnya.

Jimin melempar kopernya ke sungjae dan lakilaki itu langsung menangkapnya.

Taehyung menurunkan kacamata hitamnya sedikit di hidung lalu menatap sungjae.

" kita berangkat " ucap sungjae.

" kau terliat manis sungjae " puji tae.

" yak! Tidak usah seperti itu karena kau terlihat keren hari ini " sungjae.

" kau sudah menemukan yori? Kenapa bisa dia kabur seperti itu " jimin.

" aku akan mencarinya saat sudah menyelamatkan bora " balas sungjae.

" ayo berangkat? " taehyung.

" aku sudah siap " tambah jimin.

Sungjae membuka pintu mobilnya lalu taehyung juga sama melakukannya.

Ketiga pria itu menjalankan mobilnya masing masing untuk pergi ketempat penyekapan bora berada, awalnya sungjae sudah pernah mencari tau tentang dimana alamat itu dan akhirnya sungjae mendapatkan nya.

.
.
.

Daejung Pov

Baru saja pria itu keluar dari rumahnya karena harus pergi ke kantor dan rapat pagi lalu setelah itu dia akan membunuh bora karena rasanya perempuan itu tidak berguna lagi baginya, pokoknya daejung akan sangat sibuk karena yori sudah pulih dari masa sakitnya, dengan begitu daejung harus bisa bertemu dengan wanita ular itu sebelum membunuh bora.

Kedua lakilaki berbadan besar sudah berdiri didepan gerbang rumah daejung.

Daejung pun menghampirinya.

" siapa kalian? Kenapa berdiri didepan gerbang rumahku " tanyanya.

" maaf tapi ini bukan rumah mu lagi.. Ini sudah menjadi milik tuan hanso " katanya.

" bicara apa kau ini sialan! Ini rumah miliku! Aku baru saja membangunnya " daejung.

" maaf tapi kau harus keluar dari rumah ini karena tuan hanso akan datang sebentar lagi untuk melihat rumahnya " balasnya.

Daejung mendecih karena tidak mengerti.

" jelaskan padaku ini ada apa!? " serunya.

" bukanya sodara dongjun sudah menjual semua asetmu tuan? " ceplosnya.

" dongjun!? Yak! Asal kau tau aku tidak pernah menjual rumah ini dan semua aset yang aku punya!! " emosi daejung.

" maaf tapi dongjun sudah memproses semuanya " balasnya.

" dimana dongjun! " seru daejung.

" kami tidak tau " katanya.

Daejung mengepalkan tanganya kuat kuat karena emosinya sudah berada dipucuk kepala dia, tanpa aba aba daejung ingin memasuki mobilnya tapi ditahan oleh kedua pria berbadan besar itu.

HE LOVES ME✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang