capter 1 --Awal Masuk Sekolah

42 6 9
                                        

Sekitar 16 Tahun Lalu

------------------------------------------------------

Waktu itu aku baru mulai masuk Sekolah Dasar..
Jam 06.00 Pagi

"Puuttt.. Putri.. ayo bangun Nak waktu nya sekolah, nanti kau bisa terlambat."
Suara teriakan Ibu membuatku terbangun. Tanpa menjawab aku langsung ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap ke Sekolah.
Semua ku lakukan sendirian. dari mandi, memakai seragam dan menyiapkan peralatan tulis ku. Setelah itu aku pun pergi menghampiri Ibu yang sedang berada di dapur.

"Buuu, lihat aku sudah siap
Ayoo berangkat!". Kataku sambil tersenyum. Ibu pun menghampiriku dengan membawa sisir serta ikat rambut di tangannya.

"Dasar Anak ini?". Kata Ibu sembari mengikat rambut ku agar terlihat rapi. "Ibu kan sudah bilang untuk mengikat rambutmu, naaah seperti ini kn cantik." Sambungnya lagi lalu mencubit pipiku pelan.

"Ohh ayo lahh Bu, kita berangkat sekarang!" rengekku menarik tangan Ibuku.

"Sebantar ya sayang?" kata Ibu melepaskan tanganku lalu pergi berganti pakaian. Disisi lain ada kedua Kakak ku serta Ayah yang sedang sarapan.

"Hey! bocah, sini sarapan dulu" seru Kakak ku yang Pertama bernama Nurul.

"Emmh emmh emmh" jawab ku sambil menggelengkan kepala.

Kak Nurul berdiri dari meja makan dan menghampiriku.

"Jangan terlalu bersemangat nanti kau kehabisan tenaga. karna di sana bakalan ada Guru kejam yang siap memukulmu dengan rotan, xixixi!!" Ucap Kak Nurul dengan nada yang menakutkan.
serta tawa yang membuatku merinding.

"Akkhh kaakaaaak!!" Teriak ku histeris ketakutan.

"Bhahahahaa.. lucu sekali kau Dek, hahahah" tawanya yang mengejek membuat ku kesal

"Huuh!! aku benci Kak Nurul," Saut ku dengan wajah yang cemberut.

"Hahahahaha!! liat wajahmu Dek, hahaha." Kak Nurul pun tak berhenti tertawa sampai membuat perutnya sakit.

"Sudah!! kalian jangan ribut" lerai Ayahku.
Di sisi meja lain ada Kakak ku yang bernama Sitti.

"Kenapa kalian harus ribut pagi- pagi sih, gue kan lagi sarapan." Sautnya dengan tenang

Lalu Ibu keluar dari kamar dan memanggil ku

"Puut! ayoo kita berangkat?"

"Oke Buu, Aku datang!" Aku pun mengambil roti yang ada dimeja lalu berlari ke arah Ibu.

"Hey!! Itu kan rotiku?" Kata Kak Sitti yang langsung berdiri dari kursi ingin mengejarku.

"Sudaah-sudaah, biarkan saja. Lebih baik habiskan makanan mu dan cepat berangkat.
Nanti kau terlambat". Ucap Ayahku yang menghentikan langkah Kak Sitti.

____Sesampainya Disekolah___

Setelah sampai tiba-tiba aku merasa gugup dan langsung memegang jari telujuk Ibuku.

"Mmm.. Buu Aku sangat gugup!" kataku yang mulai kringat dingin.
Ibu pun jongkok lalu mencubit pipiku.

"Lihat! Siapa tadi yang sangat bersemangat ingin pergi sekolah? Ucap Ibu mencoba menenangkan ku.

"Jangan takut sayang, Ibu yakin kau akan mendapat teman yang banyak serta Guru yang baik."
Sambungnya lagi membuat ku merasa sedikit tenang.

Aku pun mulai memasuki kelas. Di dalam banyak Anak-Anak yang sudah saling kenal Satu sama lain. Aku berjalan mencari bangku yang kosong, lalu suara seorang gadis mengagetkan ku.

IllusionCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang