lisa sedang memilih bumbu dapur sekarang dan mark duduk di troli, ini troli spesial yang berisi tempat untuk bayi duduk.
"mama mark bosan" mark menghembuskan napas nya pelan
"iya sayang sebentar,mark mau mama masakin apa nanti malam hm?" lisa sedikit menurunkan kepala nya untuk melihat mark
"hm i want chicken soup please" mark puppy eyes dan mengatupkan tangan seperti 'memohon' ke mama nya
lisa terkekeh mengusap surai mark "sure boy, everything for you"
karena sang anak meminta sup ayam akhirnya lisa memilih bumbu sup ayam
yakali bumbu nasi goreng maemunah -auuuthor
sekarang lisa mendorong troli dan lisa melewati area buah dan mark melihat buah yang amazing
"mama semangka" mark menunjuk buah semangka yang tersusun rapih sekalih
lisa yang memang 'peka mom's' mengangguk ae doang,nanti takut anak nya uring-uringan di supermarket
lisa menggambil dua buah semangka dan menaruh nya di troli
"kenapa gak mau coba buah yang lain sayang?"
lisa heran mark jarang mau makan buah yang lain selain semongko ini.
"karena mark suka semangka" mark mengelus-elus semangka nya
'untung kamu anak ku mark' batin lisa
***
"total nya 457.800 kak" kasir
'buset belanja apa aja gw ya' batin lisa
lisa membuka dompet nya, sekarang mark berada di gendongan lisa walaupun lisa sedikit kesusahan membuka dompet nya
mark yang tadi menenggelamkan wajah nya di ceruk leher lisa akhirnya mengangkat wajah nya, ia melihat ke kanan kiri dan..
"mama mark mau itu" mark menunjuk..
kinderjoy
"sayang gak boleh makan coklat kan udah janji sama mama" lisa menyerahkan uang tadi ke kasir dan langsung mencium pipi mark
"tapi mau itu mama" mark terus merengek sambil menunjuk kinderjoy nya
lisa masih diem
kebiasaan bocil +62 nih -author juga pernah kek gitu
"mama ih mark marah sama mama" mark memalingkan wajah nya
lisa mengalah dan langsung mengambil kinderjoy berwarna biru
"mbak saya tambah ini satu"
kasir itu mengangguk dan tersenyum geleng-geleng kepala melihat mark yang menggemaskan ini
gw juga gitu teh kasir -monyethor
kasir itu memberikan belanjaan lisa "terimakasih kak" kasir itu sedikit membungkuk
lisa tersenyum lalu mengangguk
***
"sayang kamu nonton dulu ya, sambil makan kinderjoy kamu" lisa menurunkan mark di sofa
"iya mama cepetan masak mark sudah lapar ini" mark mengusap perut nya
chuup
lisa mengecup bibir mark kemudian pergi ke dapur
seketika mark mematung di tempat
'bibir ku ternodai oleh mama' batin mark
setelah itu mark memakan kinderjoy nya senyam-senyum sendiri
20 menit kemudian
lisa sudah selesai memasak dan kini ia tinggal memanggil putra nya
lisa menghampiri sofa dan melihat mark sedang menonton drama kehidupan keluarga
di indo sinetron indosiar teh -autheeer
mark belum menyadari kehadiran lisa yang berkacak pinggang di samping sofa
"mark ngapain kamu nonton drama ayo makan" lisa masih berkacak pinggang
mark merentangkan tangan nya
lisa mengerti dan langsung menggendong nya sampai ke meja makan
***
"sayang makan nya jangan terlalu cepat jangan juga lama ya, mama belum mandi soalnya"
mark kan masih di suapi makan nya
mark kemudian mengangguk
lisa mulai menyuapi mark dan mark sedang merakit mainan yang ia dapat di kinderjoy tadi
"mama mark mau papa boleh?"
lisa terdiam ia tak tau harus menjawab apa
'kenapa mark tiba-tiba nanya gini?' batin lisa
"mama papa kemana sih? mark punya papa kan?" mark terus mengoceh menutup mulut nya saat lisa menyodorkan sesuap sup
"ee..emm p-papa kamu..lagi k-kerja sayang" lisa tersenyum paksa kemudian lanjut menyuapi mark
"kerja kok gak pernah pulang ma?" mark cemberut mempout bibir nya
lisa kehabisan akal sekarang
"papa kerja di luar negri mark"
"kenapa dia gak pernah pulang jenguk mark? apa papa gak kangen cama mark?" mark menatap lisa bingung
"karena dia sibuk sayang"
lisa melihat makanan mark sudah habis ia berdiri kemudian merapikan piring bekas makanan tadi
"mark mama cuci piring sebentar ya? kamu ke kamar gih tidur-tiduran dulu" lisa menurunkan mark dari kursi
"iya ma"
mark kemudian berlari kecil menuju kamarnya
lisa sekarang sedang mencuci piring entah kenapa ia masih berpikir perkataan mark tadi yang menyangkut tentang papanya
lisa tak mau mengingatnya lagi
pria yang menyekapnya di gudang, melecehkan nya dan ia juga menanam benih nya di perut lisa tanpa pertanggung jawaban.
