10

57 13 0
                                        

Seseorang dengan penutup kepala hitam membawa anak laki laki berumur 7 tahun dalam keadaan dibekap mencoba memasukkannya kedalam mobil dan dari arah berlawanan ada anak perempuan yang mencoba membantu anak laki laki itu, sayangnya anak perempuan itu yang mengantikan posisi anak laki laki itu dan menjadi tahanannya. Saat dia akan pergi dia sempat berteriak yang ditujukan ke anak laki laki itu,

"Affa katakan ke mama dan papa kalau echa akan baik baik aja"

Anak anak laki laki itu tak bisa melakukan apa apa, jika dia meminta tolong tak ada satu orang pun yang ada sekitarnya yang bisa ia mintai pertolongan, anak laki laki itu hanya bisa melihat plat nomer mobil peculik dan mengingat ingatnya.

¤¤¤

Disebuah ruangan yang gelap dan sempit ada anak perempuan yang berumur 7 tahun terus meminta pertolongan dalam keadaan terikat, berharap ada seseorang yang menolongnya,

"Tolong.... tolong...."

"Maa Paa, tolongin echa"

2 penculik yang tadinya berada diluar ruangan sekarang masuk ke dalam ruangan itu,

"Berisik!! Kamu diam atau saya lukain kamu!!"

Setelah penjahat itu mengertak anak perempuan itu, dia benar benar diam meringkuk, takut jika nanti dia berteriak orang jahat itu akan menyakitinya,

"Eh, kata bos dia gak mau anak ini" ucap penculik itu yang baru saja selesai menelpon seseorang,

"Udah gue bilang bos gak akan mau anak ini yang dia mau anak laki laki itu"

"Gue kira mereka saudaraan jadi sama aja"

"Terus sekarang mau diapain anak ini?"

"Gimana kalau kita jual aja? Lumayan kan?" Ucap salah satu penculik dengan tenangnya,

"Enggak!! Jangan jual echa, mama dan papa nanti khawatir nyariin echa. Jangan!!" Ucap anak perempuan itu yang memohon ke penculik tersebut,

"Udah dibilangin diam!!" Ucap salah satu penculik dan menendang anak perempuan itu hingga membuatnya pingsan.
-
-
-
Apa yang baru saja aku impikan ini? Kenapa aku merasa seperti aku yang saat itu disandera? Tapi aku tak mengingat jika aku pernah diculik, apakah benar itu aku? Lalu siapa anak laki laki itu?

Aku terbangun ketika mimpi itu sudah berakhir dan melihat ke arah jam diatas nakas, waktu menunjukkan pukul 05.00 sebaiknya aku bersiap siap dan berangkat ke sekolah.

Liburan setelah try out telah berakhir dan kita sudah masuk sekolah seperti biasanya, ujian sekolah semakin dekat dan kita disibukkan untuk persiapan ujian nanti.

Sejak Alona dan Gavin berpacaran, Gavin seperti menjauhiku dan sudah lama aku tak bertemu dengannya, setelah ujian selesai aku harus menemui Gavin, tapi untuk saat ini lebih baik aku fokus saja untuk persiapan ujian sekolah. Aku harus mendapatkan nilai yang bagus agar dengan ini mama diatas sana akan merasa bangga karena memiliki anak sepertiku.

Aku dan Daffa juga sudah berbaikan, dari yang aku lihat Daffa masih tak menerima jika Alona dan Gavin berpacaran, meski tak mengatakannya tapi aku mengetahuinya. Daffa berulang kali mengajak Alona berbicara tapi Alona selalu menghindarinya,

Sepulang sekolah nanti aku juga akan belajar bersama dengan Daffa, sudah lama aku tak belajar dengan Daffa, Daffa adalah anak yang terpintar di angkatan kita, dia sering sekali ikut olimpiade dan karena aku sering belajar bersama Daffa membuatku tertular kepintarannya.

ALESHATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang