Selama pembelajaran berlangsung Yuna tak bisa fokus sedikit pun. Teman sekelas Yuna terus menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan.
"Aish orang-orang pada kenapa sih!" Pikir Yuna, lama-lama ia kesal sendiri.
"Bu saya izin ke toilet sebentar"
Guru Fisika yang sedang mengajar saat itu langsung memberikan izin pada Yuna "Iya silahkan"
Selama perjalanan menuju toilet Yuna masih terus-terusan berpikir apa hubungan hilangnya rumor buruk tentang Jisung dan perilaku semua siswa yang menjadi aneh bagi Yuna. Dan karena terlalu fokus berpikir, Yuna tanpa sengaja menabrak seorang siswa yang sedang membawa tumpukan buku yang cukup banyak.
"Eh maaf maaf, gue ngga sengaja" Ucap Yuna lalu membantu siswa tersebut memungut tumpukan buku yang jatuh berserakan akibat mereka bertabrakan tadi.
"Anu itu... eh lo ngga perlu bantuin gu-gue. Cukup la-lanjutin jalan aja"
Yuna berdecak kesal, kenapa semua orang terlihat takut padanya. Kenapa jadi seperti ini! Bukan kah seharusnya mereka sekarang berteman akrab dengan Yuna dan Jisung setelah semua rumor itu berakhir. Kenapa semuanya terlihat malah sebaliknya sekarang.
"Sini biar gue bantuin, lagian gue juga yang salah"
Siswa tadi sudah gemetar saat Yuna memungut salah satu buku yang berserakan dilantai.
"Tunggu..." Yuna memperhatikan dengan lamat buku-buku yang berserakan itu. "Bukannya ini semua buku-buku Jisung?!"
Bukannya menjawab Yuna siswa itu malah langsung merebut buku yang ada di tangan Yuna lalu dengan cepat memungut buku yang lain.
"Gue minta maaf udah nabrak lo, gue pergi dulu"
Yuna mengeryit bingung melihat tingkah orang-orang.
"Apa gara-gara begadang semalam nulis artikel muka gue udah mirip kuntilanak? Kenapa orang-orang pada takut sih" Gumam Yuna lalu kembali melangkahkan kakinya menuju toilet
Akan tetapi lagi-lagi Yuna harus menghentikan langkahnya didepan Laboratarium komputer saat ia samar-samar mendengar suara Jisung.
"Kelas Jisung kan dilantai tiga, kok ada suaranya di sini" pikir Yuna
Kelas 12 memang terbagi menjadi dua lantai, kelas Jisung berada di lantai tiga sedangkan kelas Yuna dan Lab. Komputer berada di lantai empat.
Karena merasa penasaran Yuna pun memilih mengintip ke dalam Lab. Komputer dan betapa terkejutnya gadis itu melihat pemandangan yang tak disangkanya.
Di dalam Lab. Komputer terlihat Jisung sedang bermain game di salah satu komputer disana lalu dengan santainya melemparkan bekas kaleng soda yang di minumnya pada 4 orang siswa yang menunduk.
Keadaan ke-4 siswa itu sudah tak bisa dibilang baik-baik saja. Semuanya sama-sama memiliki seragam yang kotor hasil tumpahan minuman yang bersoda.
"Ah skill game gue kayaknya udah mulai pudar deh" Ucap Jisung yang belum sadar akan keberadaan Yuna di ambang pintu Laboratarium.
"Ck' lo semua ngga berguna banget disini, bersihin semua tuh tumpahan sodanya" perintah Jisung. Matanya lalu menatap salah satu dari ke-4 siswa yang ada disana. "Lo!, bersihin sepatu gue pakai tangan lo"
Orang yang ditatap tadi hanya mengangguk patuh lalu berjalan mendekati Jisung hendak membersihkan sepatunya.
Sementara Yuna yang melihat adegan tersebut mulai paham akan perubahan suasana di sekolah ini.
"Menghilangkan semua rumor buruk tentang Jisung sama dengan membuat semua orang kembali takut pada Jisung, dan tanpa sengaja gue udah buat sifat asli Jisung kembali" batin Yuna
Sekarang Yuna mengerti ucapan Ryujin tadi malam padanya saat ia sedang menulis artikel tentang kasus Lami.
"Gue saranin setelah lo upload artikel dan video itu, lo harus bisa cegah sifat asli Jisung kembali" Begitulah ucapan Ryujin semalam.
Awalnya Yuna merasa heran pada ucapan Ryujin, tapi setelah melihatnya langsung, Yuna sekarang tau sifat asli Jisung adalah sifat yang sangat buruk.
Dan Yuna tak akan membiarkan hal itu. Walaupun ia memiliki sifat bar-bar tapi hatinya tidak akan sanggup melihat tindakan pembullyan seperti ini, apalagi yang menjadi pelaku pembullyan itu adalah sosok yang berarti baginya.
Brak!
Yuna membanting pintu Laboratarium komputer dengan cukup kuat membuat Jisung dan empat orang disana terkejut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rumor Has It
FanfictionOrang-orang membuat rumor itu karena mereka membutuhkan rumor untuk mereka konsumsi setiap hari; Tidak peduli rumor itu benar atau tidak -Shin Yuna [Dreamiez Universe]
