Flashback
"Eh lihat tuh masih berani aja si Lami nunjukin muka di sekolah, ngga ada malu kali ya. Hahaha"
"Kalau gue jadi dia, gue udah malu deh"
"Udahlah diakan emang ngga punya malu"
"Hahaha, mentang-mentang dia pacar kak Jis-"
Brak!
"KENAPA LO NGGA LANJUTIN UCAPAN LO HA!" Bentak Jisung pada semua gadis yang sejak tadi membicarakan hal buruk tentang Lami.
"Ma-maaf kak, ka-kami-"
"KENAPA?! LO TAKUT?! KALAU MAU BICARAIN ORANG TUH DI DEPANNYA ANJIR!"
Suasana kantin Neo High School yang sebelumnya tenang menjadi riuh karena ulah Jisung. Tak ada yang berani melawan karena tak ingin terlibat masalah.
Semua orang tau jika ada yang terlibat masalah dengan Jisung maka nasibnya sudah bisa di pastikan sangatlah buruk, mengingat Jisung adalah putra pemilik Neo High school
"Kak udah, mereka pasti ngga bermaksud begitu" Lami yang berada di belakang Jisung berusaha menenangkan Jisung
Jisung berusaha meredam emosinya lalu dengan segera menarik Lami pergi dari kantin.
"Kak lain kali ngga usah gitu yah, kasihan tadi mereka" ucap Lami saat dia dan Jisung sudah berada di Rooftop
"Ck' sebenarnya kamu itu bodoh atau terlalu polos sih?"
"Ih kak Jisung! masa aku dikatain bodoh"
"Makanya jangan terlalu polos dong sayang" Ucap Jisung sambil mengelus lembut kepala Lami.
Lami hanya mendengus kesal mendengar ucapan Jisung.
-----▪︎▪︎▪︎■■▪︎▪︎▪︎-----
"KEBAKARAN WOY KEBAKARAN"
"HAH MANA KEBAKARAN, MANA!?"
Jisung yang awalnya melamun, seketika menjadi panik mendengar teriakan Chenle.
"MANA KEBAKARAN WOY?!" Jisung mengedarkan pandangan, menelusuri seluruh penjuru basecamp Dreamiez.
"Di otak lo kebakaran" Jawab Chenle santai
"HAHAHAHAHAHAHA" Semua anggota Dreamiez yang mendengar ucapan Chenle langsung tertawa membuat Jisung mendengus kesal karena merasa sudah di jahili.
"Ck' lagian lo ngapain ngelamun sih, kayak orang yang punya banyak pikiran aja, padahal hidup lo tuh santai banget elah" Ucap Haechan yang sedang bermain game bersama Renjun
"Aish, gue tuh lagi mikirin cewe gue, belakangan ini dia jadi pendiam banget, gue jadi khawatir"
"Yah pasti Lami berubah gitu karena rumor yang ngga baik tentang keluarga nya yang terus beredar di sekolah" Kali ini yang berbicara adalah Mark.
"Aish, gue harus gimana bang? Gue udah kasih peringatan ke semua orang yang terus nyebarin rumor tentang keluarga Lami, tapi rumor itu ngga bisa berhenti menyebar"
"Namanya juga rumor, ngga bakal bisa berhenti menyebar" Celetuk Renjun dengan mata yang tetap fokus pada game nya
Ting!
Sebuah notifikasi pesan tiba-tiba masuk di Handphone Jisung.
LINE!
Bae
Kak Jisung maafin aku
Jisung mengeryit bingung melihat pesan Lami, tapi sedetik kemudian firasat buruk tiba-tiba melingkupi dirinya.
Dengan cepat Jisung menyambar kunci motornya lalu berlari keluar basecamp
"WOY ANAK ONTA LO MAU KEMANA?" Teriak Chenle saat melihat Jisung berlari keluar. Tapi sayangnya Jisung tak mengubris teriakan Chenle.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rumor Has It
أدب الهواةOrang-orang membuat rumor itu karena mereka membutuhkan rumor untuk mereka konsumsi setiap hari; Tidak peduli rumor itu benar atau tidak -Shin Yuna [Dreamiez Universe]
