playlist:
• iu - ending scene
• ashe - moral of the story
tw! 5k words
tumpukan kardus berada di pojok kamar, berasal dari meja yang kini nampak sepi seperti tanpa pemilik. satu dari dua lemari terbuka pintunya—kosong. hanya tersisa gantungan bajunya saja. semua isinya kini terlipat rapi dengan seorang lelaki berambut legam tengah menyusun pakaiannya ke dalam koper.
"san, peralatan mandi lo udah gue rapihin nih."
suara dari balik tubuhnya menghentikan gerakan san. dia memutar kepala untuk mendapati yunho berjalan mendekat, membawa plastik putih berisi sikat gigi, mouthwash, sabun cuci muka, dan lain-lain yang seluruhnya punya san.
"makasih."
san menerima plastik tersebut. kemudian yunho berjongkok, mengamati san yang kembali melipat pakaian.
"udah semua? gak ada yang ketinggalan?"
"iya. seinget gue, pas ngekos ini doang yang gue bawa."
mengangguk kecil, yunho menghela napasnya pelan. matanya yang tak berpaling pandang dari san menyorot sebuah ketidakrelaan.
"lo ... harus banget pindah ya?" si jeong mencicit pelan.
gagasan bahwa kamar kosnya kini hanya diisinya seorang membuat yunho tidak suka.
"nanti gue juga pulang ke jakarta, yun. masih sekampus juga. gue bukannya pergi ke luar bumi," balas san.
"tapi semester depan lo cuti. artinya selama satu semester gue gak ketemu sama lo ... "
yunho memeluk lututnya, menumpukan dagu di atasnya. selain ekspresi muram yang ditunjukkannya, bibirnya mengerucut kecil seperti anak kecil.
melihat hal itu, san enggak tahu harus merasa gemas atau bersalah.
jadi san mencoba menenangkan temannya dengan menepuk kepala temannya. yunho lantas menatap san karena sentuhan tersebut. dilihatnya san tersenyum.
"kalo gitu, doain gue sembuh lebih cepet. supaya gue bisa dateng ke sini buat ketemu sama lo."
yunho sempat terlena dengan ucapan san, sebelum akhirnya disingkirkan tangan san dari kepalanya.
"gausah ngomong pake gaya sok romantis gitu. geli!" yunho terkekeh, yang mana menular pada san untuk berbuat serupa.
eongan kucing menginterupsi, san dan yunho sama-sama menoleh ke arah byeol yang ada di dalam kandang. kucing itu mengangkat paw-nya, memukul-mukul jeruji, sambil terus mengeluarkan suara.
"aigu aigu, anak manis." yunho bangun untuk menghampiri byeol. dia mengeluarkan byeol dari kandang dan menggendongnya. "byeol kenapa ngeong-ngeong? gamau pisah sama kak yuno ya?"
kemudian yunho mengangkat kucing itu hingga sejengkal di atas kepalanya.
"nanti siapa yang rajin ngasihin whiskas lagi? siapa yang beliin fried chicken lagi? siapa yang ngerongrong kak san buat ke pet care? kalo gak ada kak yuno kamu udah kurus kering kayak kak san, ya gak?"
"heh, gue juga rajin ngasihin makan ya!" protes san.
"tapi tetep aja lo kurus kering," balas yunho gak mau kalah. habis itu yunho menurunkan byeol, menggendong di bahunya. "nanti kak seonghwa kesini buat ngecek lo katanya. gue ajak byeol jalan-jalan dulu ya sebelum pisah."
san mengangguk. "ajak muter di sekitar kos aja."
"oke. ayo, byeol, ikut kak yuno nyari janda."
KAMU SEDANG MEMBACA
CHAOTIC DUO
Fanfiction[ 𝐰𝐨𝐨𝐬𝐚𝐧 & 𝐲𝐮𝐧𝐠𝐢 ] "𝘣𝘶𝘵 𝘴𝘰𝘮𝘦 𝘱𝘦𝘰𝘱𝘭𝘦 𝘧𝘢𝘭𝘭 𝘪𝘯 𝘭𝘰𝘷𝘦, 𝘸𝘪𝘵𝘩 𝘵𝘩𝘦 𝘸𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘰𝘱𝘭𝘦 𝘴𝘰𝘮𝘦𝘵𝘪𝘮𝘦𝘴." ini kisah san dengan gebetan jaman smpnya dan yunho dengan cinta lama belum kelarnya. • dom! san, sub...
