"lo yakin nih, yun, gak mau ikut?"
"enggak, santoso. lo udah nanya itu dari kemaren."
yunho rebahan di kasur dan merhatiin san yang sibuk matut diri depan cermin.
cowok dengan beda tinggi hampir 10 cm dari yunho itu memakai kaos hitam polos, yang dilapis blazer abu-abu, dan celana jins hitam. rambut blondenya yang di hari biasa awut-awutan kayak gak pernah disisir, hari itu sama san ditata ke belakang, jidatnya terpampang jelas.
san muter badan ke arah yunho. "ganteng gak?"
berdencih, yunho miringin badan menghadap tembok. "gantengan gue."
san denger itu langsung nendang-nendang pantat si cowok jeong. abis itu jalan ke meja belajar yunho, nyari sesuatu. "jam tangan lo mana, deh."
"ngapain?"
"pinjem."
"ah gak modal, tai," sungut yunho. "ambil di laci."
san buka laci belajar yunho yang paling atas dan langsung nemu beberapa jam tangan di sana. san ambil salah satunya.
"jangan malem-malem pulangnya. bawain gue makanan."
"oke, mau dibawain apa?"
"apa aja yang enak."
yunho bangun dari posisi tidur terus ngambil sketchbook sama kotak pensilnya yang ada di meja, lanjut ngegambar.
"mas-mas fotokopiannya udah ngehubungin lo lagi?" tanya san sambil nyemprotin parfum banyak-banyak sampai baunya menuhin seluruh kamar. yunho auto misuh, dia gak suka wangi parfum.
"beloman," jawab yunho. "siapa sih yang bawa flashdisk gue? ini udah dua hari masa dia gak ada niatan mau balikin?"
"hayoloh. disabotase nanti isi flashdisk lo, diisiin bokep semua."
"bukannya ngasih solusi malah bikin takut!" seru yunho, mukul kaki san pake guling.
yang bikin san ngebales dorong yunho ke kasur terus nibanin cowok yang lebih gede. san ngeraih guling lain di kasurnya dan dia mukulin balik yunho dengan lebih brutal.
"udah, anjir. nanti rusak lagi rambut lo." yunho dorong san menyingkir dari atas badannya.
tangan san nyentuh rambutnya sendiri. "gak kok. masih kece," kata san santai. dia berdiri dan ngeliat jam dinding. "gue berangkat sekarang aja, deh. lo jaga rumah, ya. kalo ada orang yang mencurigakan gonggongin aja." san ngunyek-ngunyek pipi yunho dan ngacak rambut birunya.
yunho cemberut terus pura-pura mau gigit tangan san.
"bye, bye, cintah. ittekimasu!"
"iya, iya, sayounara."
———
acara reuni smp san diadakan di sebuah resto & bar di pusat kota. bentuknya outdoor party karena restonya punya rooftop lebar yang biasa disewa buat acara-acara khusus. bener-bener, san rasanya kepingin sungkem sama hwiyoung yang volunteer mau ngasih dana buat tempat semahal itu.
sampai sana, san langsung disambut teman-temannya. ada seongjun, rocky, dan hwiyoung sama ceweknya. kalau gak salah tadi namanya sian.
"gilaaaa! choi san, nih? kok lo ganteng sih sekarang?" seru seongjun.
"mana badannya keker anjir, perasaan dulu lo kurus banget kayak kurang gizi," timpal rocky.
"bangsat. udah susah susah gue berubah, bukannya dipuji malah dikatain," sungut san.
KAMU SEDANG MEMBACA
CHAOTIC DUO
Fanfiction[ 𝐰𝐨𝐨𝐬𝐚𝐧 & 𝐲𝐮𝐧𝐠𝐢 ] "𝘣𝘶𝘵 𝘴𝘰𝘮𝘦 𝘱𝘦𝘰𝘱𝘭𝘦 𝘧𝘢𝘭𝘭 𝘪𝘯 𝘭𝘰𝘷𝘦, 𝘸𝘪𝘵𝘩 𝘵𝘩𝘦 𝘸𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘰𝘱𝘭𝘦 𝘴𝘰𝘮𝘦𝘵𝘪𝘮𝘦𝘴." ini kisah san dengan gebetan jaman smpnya dan yunho dengan cinta lama belum kelarnya. • dom! san, sub...
