page 36: don't wanna go

3.2K 487 230
                                        

mingi
| sayang
| nanti bantuin aku beres-beres apartemen dong :(
| sekalian nginep aja disini kan gak ada san

yunho
iyaaa jemputnya pagian aja ya |

yunho
gi |
mingi? |
udah jam sepuluh ini |
jadi gak sih? |
giiiiiiii wOY |
oke pasti masih tidur |

ketika pintu apartemen terbuka, yunho bisa ngeliat keadaan di dalamnya yang berantakan. cowok itu menggeleng-geleng kecil. setelah menempatkan sepatu pada rak, tungkai panjangnya melangkah masuk dan yunho mengernyit waktu nginjak celana dalam mingi yang entah gimana ceritanya bisa ada di sana.

"ini anak dia nugas sambil telanjangan apa gimana?" gumam yunho. segera dilempar celana dalam itu ke keranjang cucian mingi yang numpuk.

bener-bener kalo enggak diingatin buat ke laundry gak bakal jalan.

yunho meletakkan tas di sofa, beranjak menuju meja belajar mingi yang berserakan kertas berisi desain, entah yang setengah jadi, atau yang terdapat bubuhan kata revisi. di meja itu juga terdapat dua gelas kopi. yunho nyimpulin semalam mingi begadang. heran padahal udah uts masih aja ada tugas.

kasian ya pacarnya.

sebagai pacar yang baik hati, yunho pun inisiatif membereskan sendiri kekacauan yang dibuat mingi. meja belajarnya dirapihin, piring dan gelas bekasnya dicuciin, cucian kotornya pun juga dikumpulkan dalam satu plastik besar buat nanti di-laundry.

fyi aja, yunho naro beberapa barangnya di apart mingi kayak pakaian dan perlengkapan mandi, supaya kalo nginep enggak repot-repot.

pas kulkas dibuka, yunho dapatin bahan makan yang dia stok masih utuh.

ck, biasaan. percuma tinggal di apart bagus tapi yang dimakan tetep aja mie instan juga. bahkan nasi juga gak ada.

akhirnya yunho mau gak mau masak nasi, sekaligus ngebuat nasi goreng. ya kemampuan masak yunho juga gak bagus-bagus amat, tapi seenggaknya nasi gorengnya masih layak dikonsumsi.

apartemen rapi. sarapan jadi. yunho tengok jam, pukul dua belas lewat dikit. waktunya bangunin si kebo.

"gi, bangun." diguncang-guncang pelan badan mingi.

"nggh apasih?"

"bangun, dah jam 12. lo mau tidur sampe kiamat hah?

mingi melenguh pelan, bergerak merubah posisi. matanya terbuka perlahan dan sejurus kemudian, terperanjat melihat yunho sampai terduduk.

"lah, yun?" mingi lepas hapenya yang di-charger di nakas. makin kaget dengan angka yang tertera pada jam di layar hape. "astaga, yun. maaf banget gue kesiangan. semalem buru-buru ngerjain laporan terus revisian—"

yunho memotong omongan mingi dengan menjepit bibir tebalnya itu. yunho ketawa kecil. "lucu juga ya lo kayak bebek."

dilepas tangan yunho dari bibirnya. mingi melempar pandangan pada sekeliling apartemen. "ini semua lo yang beresin? sendiri?"

"iya. emang siapa lagi? keren kan bangun bangun apart lo dah rapi, kayak keong mas," kata yunho. tangannya telaten merapikan rambut mingi yang awut-awutan. lalu ditangkupnya pipi tirus mingi dan menekannya gemas. "gue juga udah masak. mau sarapan dulu apa mandi dulu?"

"mau cium dulu," jawab mingi.

"gak mau. lo belum sikat gigi," tolak yunho.

"tapi napas gue gak bau. mau nyium gak?"

"jorok!"

"ayo dong. morning kiss for better morning."

"it's fucking 12pm."

CHAOTIC DUO Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang