yunho udah pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya.
pertama, yunho pernah memergoki soodam yang jalan dengan cowok lain.
kedua, tzuyu yang mengaku tidur dengan mantannya pada yunho.
semua itu enggak ada yang membuat yunho marah. hanya kecewa sebentar. lalu beberapa hari kemudian, yunho pasti bakal dapat pengganti baru.
tapi kali ini.
melihat mingi berciuman dengan perempuan. mingi mencium orang lain selain dirinya.
dunia yunho seakan runtuh.
cowok itu mematung di tempat. kaku, mati rasa, tubuhnya enggak bisa bergerak.
mingi dan perempuan tersebut tidak lama saling melepas tautan bibir. dan seperti telah menyadari kehadiran yunho, suara berat mingi terdengar.
"ngapain diem aja disitu?"
nadanya dingin.
mingi menoleh, menatap tepat ke mata yunho. sorot yang tidak bersahabat.
entah kekuatan dari mana yang membuat yunho pada akhirnya mendekat. mingi lantas sigap membawa perempuan mungil yang diciumnya tadi berlindung di balik tubuh besarnya. seolah takut yunho akan berbuat yang tidak tidak.
gila saja. yunho mana mungkin menyakiti perempuan secara fisik.
ketika dia dan mingi berhadapan, yunho terkekeh remeh. "ternyata bener, ya, yang cewek-cewek bilang. all men do is a lie. sekali brengsek, selamanya akan tetap brengsek," sinis yunho.
"lo seenak jidat ngomong perihal brengsek disaat lo adalah salah satunya. ngegantung perasaan orang lain, seolah lo ngasih harapan. itu apa namanya kalau bukan brengsek, jeong yunho?" balas mingi.
yunho mengepalkan tangannya, mulai terkuasai amarah.
"oh, atau lo emang terbiasa ngasih harapan palsu ke cewek kali ya? with that pretty face, lo bisa ngegaet siapa aja yang lo pengen abis itu campakin mereka kayak sampah."
tanpa sadar yunho mengangkat tangan, hendak menampar mingi namun tangannya hanya berhenti di udara.
"kenapa gak ditampar? gue siap kok. tampar aja kanan kiri biar lo puas." mingi menantang.
yang yunho lakukan selanjutnya cuma berdencih keras dan nurunin tangan kembali.
gantian mingi meremehkan. "pengecut."
keinginan untuk menghancurkan wajah mingi terlintas lagi di benak yunho. "lo juga sama pengecutnya, bajingan! gue emang brengsek, tapi seenggaknya gue gak nyeret orang lain ke dalam masalah kita. gue gak kayak lo yang make cewek ini buat bales dendam!"
suara yunho bergetar. fak, gue lemah banget sialan.
"sengaja ciuman depan gue biar gue cemburu? akal pikir lo ternyata lebih cetek dari yang gue kira."
"oh? bisa ya lo gunain kata "kita"? emangnya lo ada hak? gue dan elo gak pernah punya ikatan apa-apa dan gue berhak cium siapapun yang gue pengen," serang mingi balik. "jangan pikir karena gue ngejar lo, lo jadi ngerasa punya kuasa buat ngatur gue ini dan itu."
sejurus kemudian, mingi tertawa pelan, lebih menertawakan dirinya sendiri. "harusnya dari awal gue gak perlu berusaha sampai sejauh ini, kalau ujung-ujungnya gak ada harganya di mata lo, yun."
semua argumen bantahan yang telah tersusun dalam kepala yunho mendadak buyar karena kalimat mingi yang tepat sasaran.
benar.
KAMU SEDANG MEMBACA
CHAOTIC DUO
Fanfiction[ 𝐰𝐨𝐨𝐬𝐚𝐧 & 𝐲𝐮𝐧𝐠𝐢 ] "𝘣𝘶𝘵 𝘴𝘰𝘮𝘦 𝘱𝘦𝘰𝘱𝘭𝘦 𝘧𝘢𝘭𝘭 𝘪𝘯 𝘭𝘰𝘷𝘦, 𝘸𝘪𝘵𝘩 𝘵𝘩𝘦 𝘸𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘰𝘱𝘭𝘦 𝘴𝘰𝘮𝘦𝘵𝘪𝘮𝘦𝘴." ini kisah san dengan gebetan jaman smpnya dan yunho dengan cinta lama belum kelarnya. • dom! san, sub...
