Jeon Jungkook membenci Kim Yerim. Cewek itu berisik, kurang ajar, suka memaki, menyebalkan dan pendek. Jungkook membenci semua yang ada pada diri Yerim. Karena perasaan tidak sukanya itu, dia jadi selalu memperhatikan Yerim. Tidak sadar kalau batas...
Yerim menghantam kepala Jungkook dengan kepalanya.
"ARRGHHHH!!!" Jungkook melepaskan pegangannya pada Yerim, ganti memegangi wajahnya yang terkena hantaman kepala Yerim. Kali ini ia tidak terluka, hanya merasa hidungnya berdenyut saja karena Yerim sendiri tidak mengerahkan kekuatannya.
Pemuda itu mengumpat ngumpat sementara Yerim tersenyum puas, "Rasakan!"
"Jadi siapa yang akan membayar?" Tanya sang kasir, exited melihat pasangan ajaib di hadapannya.
"Pakai punyaku. Uangku lebih banyak darinya."
"YA! Aku ini Jeon Jungkook! Keluargaku adalah salah satu keluarga terpandang di Kanada!" Sembur Jungkook.
"Itukan di Kanada. Disini kau gembel. Kau saja sering minta makan pada Seulgi Unnie atau yang lainnya!"
"Itu karena aku tinggal sendiri dan tidak memasak!"
"Kan bisa membeli!" Cibir Yerim.
"Aku lebih suka makanan rumahan!"
"Wah, Jeon, harusnya orang miskin tidak boleh banyak pilih pilih."
"Brengsek!"
Yerim tertawa. Setidaknya ia sekarang tertawa, tidak buntu seperti tadi. Suasana hatinya juga berangsur membaik. Kali ini Jeon Jungkook berbuat baik padanya. Ia harus mengakui itu.
"Bayar dengan menggunakan kartuku." Jungkook bersikeras, "aku akan membawa semua belanjaan ini pulang!" Ia melotot pada Yerim, "Kau tidak akan kubagi!"
Yerim mencibir. Mengambil kembali kartunya, membiarkan Jungkook mengurus pembayaran.
*
Yerim membuka kaleng bir. Mereka duduk di depan mini market.
"Jangan minum banyak banyak!" Sergah Jungkook
"Perhatian sekali kau, tidak ingin aku mabuk." Ucap Yerim, meneguk minumannya.
"Tidak. Aku tidak ingin kau minum banyak supaya aku bisa membawa lebih banyak sisanya."
Yerim terbatuk, ia mendesis pada Jungkook, "Sialan kau!"
Jungkook tertawa, membuka kaleng yang lain dan meneguk isinya. Ia memperhatikan gadis di hadapannya yang minum sambil melamun, memikirkan sesuatu. Kemudian tatapan itu tertuju pada Jungkook, ia tertangkap basah menatap Yerim.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Apa??" Tanya cewek Kim itu galak.
"Bagaimana kau akan pulang?" Tanya Jungkook, "Kakakmu akan menjemput? Sudah menghubungi mereka?" Lanjutnya, masih berpura pura tidak tau apapun.