..............................🌼🌼🌼..........................
Matahari belum bangun dari singgasana nya akan tetapi gadis berambut hitam pekat itu sudah bangun dari zona nyamannya dan melawan serangan udara dingin itu.
Ya dia mengubah warna rambutnya dengan warna hitam dan juga iris matanya di ubah menjadi coklat .
Lin mei pergi keluar menuju pasar yang ramai, perjalanan dr kediaman sampai kepasar kurang lebih 3 jam. Iya mencari beberapa peralatan untuk membuat ramuan.
Ramuan? untuk apa? Dia bilang untuk ngumpul kan uang yang lebih karena ida dapat jatah paling sedikit di antara para anak anak perdana menteri tak berguna itu.
Saat sampai di sebuah toko yang menjual alat alat untuk membuat ramuan ia masuk ke situ..
"Selamat pagi pelanggan terhormat bisa saya bantu?" Sapa pemilik toko
"Saya mau membeli beberapa tanaman obat dan alat alat membuat ramuan obat"
"Baiklah mohon tunggu sebentar" ucap pemilik toko sebelum pergi mencari barang yang di perlukan
"Ini barangnya nona, semuanya 23 koin perak"
"Ini... Uangnya tuan"ucapnya sambil memberikan 24 koin perak
" Mohon maaf nona ini kelebihan 1 koin perak"
"Ambil saja tuan sebagai ucapan terimakasih dari ku"
"Terimakasih atas kemurahan anda nona" ucapnya dengan mata berbinar.
"Iya saya permisi tuan"
"Baik nona sekali lagi terima kasih"
Lin Mei keluar dari toko itu dan menuju ke kedai makanan.
Di lain tempat terdapat Xian Bai yang panik karena nona nya tidak ada di kamarnya.
Setelah Lin Mei sampai ke kedai ia...
"Selamat pagi nona mau pesan apa"ucap pelayan kedai
"Aku mau pesan ayam madu dengan minuman yang teh krisan "
"Mohon tunggu sebentar nona" ucap pelayan itu setelah mencatat pesanan Lin Mei
Beberapa saat kemudian pesanan nya sudah sampai iya makan dengan tenang.
Setelah makan iya pergi kekasih untuk membayar makanan yang ia pesan.
.............❄❄❄...........
Lin mei kembali dari pasar karena yang iya butuhkan sudah iya beli dan menyimpannya di cincin ruang.
Saat sampai di kamar iya dikejutkan dengan putra kedua yang duduk di samping ranjangnya dengan menatap tajam ke arah lin mei.
"Dari mana" Tanya datar Ming xiang
"Pasar" Jawabnya tak kalah datar
"Mengapa tak meminta ijin dariku" Ucapnya yang mulai melembutkan
"Kau tidur seperti orang mati saja" Bohong lin mei
"Benarkah? Mengapa aku tak mendengarnya? "
"Karena kau tidur seperti i-... "Ucapnya terpotong karena teriakan Xian Bai
" MEIMEI DARI MANA SAJA KAU AKU KHAWATIR KEPADAMU... " Teriakan Xian Bai
"Ck jiejie bisa kah kau diam suaramu merusak telinga ku" Kesal nya karena teriakan jiejienya.
"Maaf meimei aku hanya khawatir saat melihat kau tak ada di kamarmu pagi tadi"
"Baiklah baiklah ku maafkan dan tolong siapkan air untuk aku mandi"
"Dan kau keluar dari kamar ku" Ucap nya menunjuk putra kedua
"Baiklah meimei ku nanti aku kembali kemari lagi" ucapnya setelah itu beranjak dari ranjang meimei kesayangannya itu.
"Huff kepalaku akan pecah memikirkan mereka" Ucapnya
"Meimei air sudah siap mandi lah"
"Baik jiejie"
............❄❄❄..............
Kini lin mei bersama jiejie kesayangannya sedang santai di gazebo yang ada di paviliun nya.
"Jiejie kau aku mau tanya kau ber kultivasi sampai ke ranah apa?"
"Oh emmm aku sampai ranah tanah tingkat 5 meimei"
"Oh itu ayo ke dalam kamarku aku mau tunjukkan sesuatu kepada dirimu"
"Baik lah meimei"
Dan saat ini mereka ada di dalam kamar lin mei dan dia menyuruh xian bai duduk posisi lotus dengan memegang tangan lin mei dan mereka memasuki cincin ruang milik lin mei.
"Jiejie buka matamu kita sudah sampai"
"Emmm kit.. Kita ada di mana ini meimei?" Saat membuka mata ia melihat tempat yang sangat asing baginya.
"Cincin ruang ku" Jawab singkat lin mei
"Ohh... Em tunggu apa? Cin... Cincin ruang?" Tanya nya
"Iya"
"Sejak kapan kau memiliki cincin ruang"
"Sejak dulu jiejie"
"Kenapa kau ti-.. " ucapnya terpotong karena drax menyapa tuan nya
"Lin'er kau datang"
"Iya aku inggin mengajak jiejie ber kultivasi disini boleh kah?"
" Boleh ini semua adalah milik mu kau boleh mengajak semua orang asal jangan merusak saja"
" Baiklah aku mau ke air terjun "
" Baik lin'er aku pergi dulu"
"Ok" Setelah mengatakan itu drax hilang dari pandangan mereka
"Meimei siapa pria tampan itu?"
"Ohh dia hewan kontrak ku"
"Apa? Hewan kontrak bukannya cuma hewan legendaris yang bisa berubah wujudnya menjadi manusia?"
"Memang" Singkat nya
"Wow meimei kau mempunyai hewan kontrak yang legendaris. Apa yang kau kontrak?" Tanya penasaran xian bai
"Naga galaxy"
"Apa hewan legendaris tingkat satu wah kau sangat beruntung meimei"
Setelah acara mengagumi hewan kontrak milik lin mei mereka langsung ber kultivasi di batu dekat air terjun itu.
..........................🌼🌼🌼..............................
Note:
1 koin tembaga
1 koin perunggu =100 koin tembaga
1 koin perak = 1000 koin perunggu
1 koin emas = 1000 koin perak
1 uang kertas = 1000 koin emas
KAMU SEDANG MEMBACA
Re Lin Mei ( END)
Fantasy.....................🌼🌼🌼🌼....................... Asli pemikiran sendiri bukan novel terjemahan ............❄❄❄................ Bagaimana jika kalian berlibur di laut dan tengelam? Re lin mei mati tengelam di laut. Akan tetapi saat bangun dia a...
