Jessica's Wedding
Happy Reading~
*
*
*
Langit pulau Jeju nampak cerah berseri pagi itu, seakan ikut merasakan bahagia yang sebentar lagi akan direguk oleh kedua insan manusia yang hanya dalam beberapa jam lagi akan mengikat janji suci pernikahan disalah satu tempat yang berada dekat dengan pinggiran pantai.
Jessica memang sudah menghayalkan pernikahan ini sejak lama. Dan begitu ia menemukan pria yang cocok dengannya dan bahkan menjadi tergila-gila padanya meski perkenalannya melalui ajang kencan buta, ia tidak membuang-buang kesempatan untuk segera mengikat pria itu kedalam pernikahan. Dan syukurlah, hal itu didukung penuh oleh sang calon ibu mertua. Ibu Donghae, wanita itu begitu bahagia karna putranya akan segera menikahi gadis cantik yang memiliki kemampuan mendesain gaun-gaun indah. Ibu Donghae yang begitu menyukai fashion, telah membayangkan bagaimana cocoknya obrolan dalam kesehariannya dengan sang menantu.
Maklum saja, kedua anaknya adalah pria yang jelas tidak menyukai kegiatannya yang suka berlama-lama berbelanja , karna hal itu ia telah begitu mendambakan memiliki putri yang bisa menemaninya berbelanja. Dan Sica jelas begitu cocok dengannya.
Jessica pun memang sering kali merasa tertinggal dari sahabat-sahabat wanitanya, maka dari itu ia bertekad untuk menyusul ketertinggalan itu secepat yang ia bisa.
Jika ia mengingat Yoona yang telah jauh lebih dulu menikah, memiliki Hana dan Junseo, dan bahkan kembali mengandung calon buah hati ketiga nya.
Terlihat sangat-sangat bahagia bersama Siwon yang begitu luar biasa memanjakannya.
Bahkan Sooyoung, yang dulunya ia nilai cenderung bersikap ketus pada pria, juga telah mendahuluinya menikah, dan kini menimang bayi lucu dengan kedua tangannya. Nayoung, bayi cantiknya membuat siapapun gemas dan ingin memiliki ketika melihatnya.
Dan jangan melupakan Yuri, dia juga sudah lebih dulu menikah dan sedang memasuki usia kehamilan sembilan bulan. Yuri sedang was-was menanti proses persalinannya, yang diperkirakan oleh dokter kandungannya akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Tak salah bila sang dokter kemudian melarangnya untuk melakukan penerbangan. Namun demi berada didalam pernikahan Jessica dan ikut merasakan uforia kebahagiannya, Yuri berkeras untuk tetap pergi. Tak perlu risau karna Yunho selalu disampingnya, dan kenyataan Ia memiliki seorang saudara ipar yang mempunyai andil besar dalam pengoperasian dibandara dan sudah pasti posisinya itu bisa sangat diandalkan. Changmin lah yang mengatur penerbangan dengan menyewa pesawat khusus yang memberikan kenyamanan berlipat-lipat bagi semua anggota keluarga.
Dengan kenyataan itu, Sica sungguh-sungguh merasa berada jauh dibelakang mereka. Tapi tidak lama lagi, Ia akan bisa menyusul langkah-langkah sahabatnya yang telah lebih dulu mendahuluinya.
Sica kini berada didalam kamar hotelnya, dengan beberapa perias yang sedang membantunya untuk bersiap sebelum prosesi pemberkatannya.
"Sica ah, kau melihat I.."
Donghae tiba-tiba saja membuka pintu, dan melongok kegiatan apa yang pada saat itu terjadi didalamnya.
"Yak, Tn.Lee.. Apa yang kau lakukan? Aku sedang bersiap, jangan dulu melihatku sebelum kita bersama-sama berjalan dialtar..!!"
Donghae dengan segera kembali menutup pintu begitu mendengar nada suara Jessica yang meninggi. Dia sepertinya menjadi kesal oleh karna apa yang baru saja dilakukannya.
"Oh, maafkan aku.. Aku tidak sengaja melakukannya.."
Donghae berucap dari balik pintu yang tertutup, sambil sebelah tangannya menggaruk pada tengkuknya. Mendadak menjadi canggung, atau gugup malah setelah melihat tadi, Sica hanya mengenakan apa tadi..
KAMU SEDANG MEMBACA
YOU're MINE
Fanfiction'KENAPA dengan diriku? Mengapa aku menjadi seperti ini? kemana diriku yang dulu? Tuhan... semua karna namja itu.. Dia telah menghancurkan hidupku.. Tuhan.. Aku takkan pernah memaafkan nya..'
