Ke-kesalan.

142 20 3
                                    

Haiii cerita ini dengan senang hati menerima masukan dan saran ya jadi kalian kalo ada saran atau kalo misalnya ada typo atau kalimat yang kurang tepat kalian bisa koreksi ya dikomen tolong dukungan nya!!!!
Selamat membaca ><

••••

"Heunggg..." Nayla menggeliat.

Sedangkan Kavin yang di sebelahnya mulai mengusap rambut Nayla kembali agar dapat tertidur dengan nyenyak.

"Stttt...."

Seseorang mengetok pintu kamar Ryan, ya memang ke-dua nya sejak awal belum pindah dari kamar Ryan dan sepertinya tak ada tanda ingin pindah dari kamar sang adik laki-laki ini.

"Koo, kata Bunda Ci Nayla dibawa ke kamar Koko aja...." ucap Ryan dengan hati-hati.

"Iya." jawab Kavin.

Sedangkan Kavin yang mulai melepas pelukan nya kepada Nayla, kini kembali ditahan oleh Nayla agar tetap berada disampingnya. Hingga Kavin jatuh tepat diatas badan Nayla. Bunda yang tiba-tiba lewat depan kamar Ryan mulai histeris karna melihat kedua anak nya berada di keadaan seperti itu.

"KAVIN! KAMU NGAPAIN NAYLA?! " ucap Bunda.

"Bundaaaa!" ucap Kavin sambil pasrah, seperti sudah tertangkap basah.

"Mau kemana?" tanya Kavin kepada Nayla, yang tiba-tiba mengganti bajunya dan nampak sudah rapi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Mau kemana?" tanya Kavin kepada Nayla, yang tiba-tiba mengganti bajunya dan nampak sudah rapi. Kini keduanya tengah ber-face call ria sambil mengerjakan beberapa tugas kampus mereka.

"Keluar sama Aga." jawab Nayla enteng. Sedangkan oknum yang bertanya menyeritkan dahinya pertanda ia tak mengerti maksud Nayla.

"Serius?" tanya Kavin.

"Banget gue mah." jawab Nayla yakin.

"Ngapain keluar bedua?" tanya Kavin

"Bertiga kok sma Ara." jawab Nayla.

"Nay, keluar sama gue aja yuk?" tanya Kavin, Nayla malah menyeritkan dahinya sekarang tak mengerti maksud dari Kavin.

"Dih, apaan? Lo bukan nya masih sakit? Ntar gue samper deh kerumah." tawar Nayla.

" tawar Nayla

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku dan Kamu, di Himpunan | Kim Doyoung.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang