Semoga suka!
<Selamat membaca>
Setelah kemarin Namjoon dan yang lainnya mengatur strategi kini mereka sudah siap untuk membebaskan Taehyung dari mansion Bogum. Mereka datang dengan persiapan matang, tidak hanya menyerang dengan tangan kosong karena mereka tahu lawan mereka bukan lawan sembarangan.
Kemarin Jungkook juga sudah datang dan menemui para sahabatnya bersama dengan Baekhyun. Jungkook sangat marah karena tidak ada yang memberitahunya tentang Taehyung yang di culik tapi amarahnya mereda setelah Yoongi dan Jimin menjelaskan alasannya. Dan sekarang Jungkook sudah siap untuk menghancurkan para penculik yang berani menyentuh manisnya.
"kita sudah sampai, ingat strategi yang ku buat. Baby sugar, ku harap kau bisa memimpin bagian belakang dari mansion itu! aku juga akan menambah anak buah yang akan ikut denganmu, 6 orang selain anak buah Mingyu dan Wonwoo juga ikut di tim Yoongi" jelas Jimin.
"begitupun juga dengan Jaehyun yang akan memimpin bagian kanan dari mansion itu, bersama dengan Yugyeom, Eunwoo dan juga Bambam beserta anak buahku 6 orang"
"bagian kiri hanya 10 anak buah ku saja dan bagian paling depan aku, Namjoon hyung dan Jungkook yang akan menyusul beserta anak buah 20 orang" lanjut Jimin.
"kalian segera pergi ketempat yang sudah aku atur dan ambil ini untuk membantu kita berkomunikasi jangan lupa mengaktifkannya, setelah Jungkook tiba akan aku beri aba aba untuk memulai rencana kita"
Yang lainnya pun pergi kebagian yang sudah di tentukan tadi, kini hanya sisa Jimin dan juga Namjoon yang berada di bagian depan mansion itu sambil menunggu kedatangan Jungkook.
Namjoon membuka ponselnya lalu menekan sebuah nomor untuk menghubunginya.
"kau dimana?"
"aku sedang menuju kesana, hyung"
"baiklah, hati hati dijalan"
"jalan lupa persiapan yang mantang Kook, penjahat pakai senjata berbahaya!"
"sudah saya siapkan, hyung tenang saja"
"saya sebentar lagi akan sampai dilokasi, hyung menunggu dimana?"
"hyung menunggu di bagian paling depan mansion itu, ingat parkir mobil mu jangan terlalu dekat agar tidak ketahuan!"
"saya tahu, sudah dulu hyung"
Sambungan telpon di putus oleh Jungkook sepihak, Namjoon yang mendengarnya hanya mendengus kesal dengan kebiasaan temannya itu.
"bagaimana? Jungkook sudah dimana?" tanya Jimin kepada Namjoon.
Belum sempat Namjoon membalas tiba tiba seseorang memegang bahu Namjoon dan Jimin yang membelakangi namja itu.
"kalian menunggu saya?" tanyanya dengan nada datar.
"kau lama sekali, kau ingatkan strategi kita kemarin?" tanya Jimin.
"saya ingat, saya sudah tidak sabar ingin bertemu Taeby"
"ternyata tembok cihina ini bisa bucin juga" sindir Jimin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Boy With Luv | Kookv ||END~
FanfictionJungkook terpaksa menikahi sahabatnya, Eunha yang berniat bunuh diri karena hamil. karena rasa sayang Jungkook dengan sahabatnya, ia bersedia mengambil tanggung jawab sebagai suami Eunha. Pernikahan mereka tetap harmonis meski tidak adanya cinta, h...
