Chapter 13

5.1K 372 25
                                        

Semoga suka!

<Selamat membaca>








Seokjin yang baru tiba di apartementnya mengeryit bingung saat mendengar suara isakan di kamar adiknya. Ia segera pergi menuju kamar Taehyung dan membukanya dengan kasar.

Yang pertama ia lihat adalah wajah kacau adiknya yang masik saja terisak di lantai dingin. Seokjin menghampri Taehyung lalu memeluknya.

"hyung hiks..."isak Taehyung.

"ssstt, uljima. Hyung ada bersamamu" walaupun ia tidak tahu apa yang terjadi dengan Taehyung tapi Seokjin berusaha untuk menenangkannya agar tidak menangis lagi. Seokjin tidak suka melihat Taehyung menangis seperti ini. Pertama kali bagi Seokjin melihat Taehyung yang sangat rapuh hingga ia memilih untuk menangis setaunya Taehyung adalah sosok yang kuat dan tidak mudah menangis. Tapi sekarang adiknya malah menangis seorang diri di kamar.

Setelah Seokjin menenangkan Taehyung hingga berhenti menangis, ia mendengar dengkuran halus dari sang adik. sepertinya Taehyung sudah tertidur karena terlalu lama menangis.

Mengangkat tubuh Taehyung lalu membaringkannya di atas kasur King size dan menyelimuti tubuh Taehyung yang mulai dingin.

"selamat malam taetae, jangan menangis lagi. Hyung tidak suka melihatnya" mencium kening Taehyung sebelum keluar dari kamar adiknya.

^
^
^
^
^

Seokjin menata masakan yang ia masak di meja makan. setelah selesai, ia mendudukan dirinya di kursi sebelah kanan lalu mengambil ponselnya di atas meja dan segera berkirim pesan dengan sang kekasih.

Taehyung keluar dari kamarnya dengan pakaian rapi. Wajahnya menunjukkan kebingungan saat melihat sang hyung yang sejak tadi tersenyum sambil bermain ponsel.

Melangkahkan kakinya menuju meja makan lalu duduk di sebelah hyungnya.

"oh kau sudah bangun Tae? Bagaimana tidurmu?" tanya Seokjin setelah melihat kedatangan Taehyung.

"nyenyak sekali, hyung" jawab Taehyung sambil menyuapkan potongan daging ke dalam mulutnya.

"kenapa tadi malam kau menangis?" tanya Seokjin yang mulai memakan masakannya. Mendengar pertanyaan Seokjin, ia menghentikan makannya dan menatap sang hyung.

"aku tidak apa, hanya ada sedikit masalah dan aku bisa mengatasinya sekarang" Taehyung kembali melanjutkan makannya.

"hyung hanya takut terjadi sesuatu padamu. Syukurlah kalau kau baik baik saja"

"terima kasih sudah mengkhawatirkanku, hyung" senyum Taehyung.

"kau adikku dan aku sangat menyayangimu. Lagipula sejak eomma pergi bekerja, kau sudah menjadi tanggung jawab hyung" mendengar hyungnya menyebut kata eomma mengingatkan Taehyung kepada Kim ahjuma.

"aku--melihat eomma semalam?" ucapan Taehyung membuat Seokjin terkejut.

"eomma bekerja sebagai maid di mansion Jeon. Karena itu ia tidak bisa pulang dan menemui kita" lanjut Taehyung.

"tapi eommakan bisa minta jatah libur satu hari untuk menemui kita dan menghabiskan waktu bersama"

"mungkin eomma tidak ingin membuang waktunya. Aku yakin eomma pasti bekerja keras untuk menghidupi kita dan mengubah kehidupan kita"

Boy With Luv | Kookv ||END~Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang