chapter 11

20 2 1
                                    

SELAMAT MEMBACA

😎

***Setelah ku telaah lebih dalam ternyataSelama ini bukan kamu dan masa lalumu yang rumit melainkan perasaan yang ku simpan sendiri

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

***
Setelah ku telaah lebih dalam ternyata
Selama ini bukan kamu dan masa lalumu yang rumit melainkan perasaan yang ku simpan sendiri

***

Tangannya masih memeluk guling dengan cukup erat, tidurnya juga cukup terbilang pulas sehingga akan sangat sia sia usaha siapapun yang ingin membangunkan lintang.

"Si lintang buset Kalo tidur ckck" desis Rangga sambil menggelengkan kepala.

"Udeh biarin aje, itu anak abis ngures laut kali 7hari 7malem" celetuk Danar dengan tangan dan mata yang sibuk menatap ke arah layar laptopnya

Sesaat setelah lintang berkutat dengan alam mimpinya yang cukup lama, ia terbangun dengan langsung mengambil posisi duduk dan membuat beberapa orang di sekitarnya kaget dan memilih pindah posisi duduk, lintang memperhatikan sekitarnya seolah seperti ada yang kurang lalu kemudian meraih ponselnya yang berada di dekat stop kontak yang Lumayan jauh dari jangkauannya.

"Ah shit... Tolol" Lintang mengacak gusar rambut dan wajahnya setelah memeriksa ponselnya.

"Elo kenapa sih, bangun bangun bikin orang jantungan terus sekarang malah marah marah ga jelas? Sakit Lo ya?" Ucap Danar yang kemudian melemparkan sebuah tas kecil miliknya ke arah Lintang.

"Mending elo kerjain tuh tugas tang. mau Lo dapet E, dari dosen sialan itu?" Timpal Milo

Bahkan lintang sendiripun lupa kalau ia memiliki tugas wajib yang memang harus segera di selesaikan sebelum waktu yang di tentukan habis, tapi kali ini nyawanya belum sepenuhnya berkumpul ia masih seperti orang linglung yang mengamati sekitar dengan wajah bantalnya di tambah lagi kepalanya yang sedikit sakit karena ia terbangun dengan spontan tanpa aba aba sedikitpun, beberapa kali ia mengacak kasar wajahnya dan meminum beberapa teguk air mineral di botol minumnya namun tetap saja itu tidak membuat usahanya berhasil.

Beberapa kali ia memeriksa ponselnya, dan beberapa kali juga ia memeriksa jam di dindingnya seperti menunggu sesuatu yang memang tak kunjung datang.

"Yang bisa ngerjain matkul pemprograman web help me please. Gue udah buntu nih, bantuan dong bantuan" teriak Milo seakan minta pertolongan namun tidak mendapat jawaban.

"Gue aja baru bangun, masa di suruh ngurusin begituan mana ngurus gue. Mending gue mandi" jawab Lintang yang kemudian berdiri dan mengambil handuk bergambar teletubis yang tergantung di temboknya dan melangkah ke arah kamar mandi.

"Heh Dari sekian banyak orang disini kenapa harus elo yang jawab? Elo aja baru bangun, mana bisa coba langsung mikirin tugas begini paling paling yang ada langsung buka pubg" ucap Milo yang langsung mengembalikan pandangannya ke arah laptop

"Bacot Lo" lintang melempar kasar baju yang ia lepas dari tubuhnya ke arah muka Milo

"Nih elo pake script dari gue, copas aja deh terus edit" Rangga menyodorkan laptopnya ke arah Milo

GONE (ON GOING)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang