18

1.9K 190 9
                                        

"Pak ngapain kesini?"-Soobin.

"Disini makanannya enak"-Yeonjun.

"Tapi kan..."-Soobin.

"Diem, saya masih dendam sama kamu pas kamu nyemprot saya pake sabun cuci piring"-Yeonjun.

"Aelah, lupain aja napa pak"-Soobin.

"Aku mau balik"-Soobin bangkit dari tempat duduknya.

"Soobin"-Yeonjun menahan tangan Soobin.

"Apa?"-Soobin.

"Kamu mau kemana?"-Yeonjun.

"Mau pulang"-Soobin.

"Ga bisa, hari ini kamu sama saya seharian"-Yeonjun.

"Mana bisa gitu?"-Soobin.

"Saya dosen kamu, kalau kamu ga mau nemenin saya maka nilai kamu bakal D, mau?"-Yeonjun.

"Ya engga lah"-Soobin.

"Makanya, kamu harus mau"-Yeonjun.

"Tapi ya jangan disini juga kali"-Soobin.

"Ya gapapa"-Yeonjun.

"Ga enak sama yang lain"-Soobin.

"Kenapa harus ga enak?"-Yeonjun

"Lepasin saya mau pulang"-Soobin

Yeonjun menggenggam tangan Soobin semakin kuat.

"A-aduh"-Soobin.

"Makanya jangan pulang"-Yeonjun.

"Ck iya iya"-Soobin kembali duduk.

"Mas sini"-Yeonjun.

"Soobin"-Ilhoon.

"Kamu mau apa?"-Yeonjun.

"Ngikut aja"-Soobin.

"Soobin ngapain?"-Ilhoon.

"Ga tau"-Soobin.

"Saya mau pesan kopi, kamu mau pesan apa?"-Yeonjun.

"Ga tau pak"-Soobin.

"Gapapa"-Yeonjun.

"Ditraktir bin, pesen yang mahal"-ilhoon.

"Iya tuh"-Yeonjun.

"Yaudah deh, mau...."-Soobin.

"CHOI SOOBIN"

I-iya Pak (YEONBIN)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang