34

1.7K 159 58
                                        

"Soobin"-Yeonjun datang dan mengelus kepala Soobin.

"Pak . . ."-Soobin.

"Diam"-Yeonjun.

"Kita harus jaga rahasia ini ya"-Yeonjun.

"Siapa yang sebarin?"-Soobin.

"Yang pasti bukan aku"-Yeonjun.

"Sabar ya"-Yeonjun memeluk Soobin dan mengecup kepalanya.

Soobin mengangguk.

"Soobiiin"-Yeji.

"Eh"-Soobin.

"Maaf ya bin, kita yang nyebarin beritanya"-Yeji.

"Ga mau"-Soobin.

"OH JADI KALIAN"-Yeonjun.

"Ya maaf pak"-Heejin.

"Gapapa, kalian cuma harus nunggu 1 semester lagi untuk lulus"-Yeonjun.

"M-maksudnya?"

"Kalian tahun ini ga lulus"-Yeonjun.

"Oh gapapa, saya cuma mau kasih tau"-Yeji.

"Apa?"-Soobin.

"Tapi maafin kita dulu"-Yeji.

"Yaudah iya"-Soobin.

"Jeno suka sama kamu"-Yeji.

"Ooh"-Soobin

"Iya, kamu bisa deket sama dia"-Heejin.

"Tapi . . ."-Yeji.

"Tapi?"-Soobin.

"Pak Yeonjun buat aku yah"-Yeji menggandeng tangan pak Yeonjun.

"Yaudah"-Soobin.

"Ih kok yaudah si?"-Yeonjun mendorong Yeji.

"Ya mau di apain pak"-Soobin.

"Ga ada ga ada"-Yeonjun.

"Saya gay"-Yeonjun.

"Yah"-Yeji.

"Karena pak Yeonjun gay, mnding Yeji sama jeno aja ya"-Soobin.

"Gapapa kok"-Soobin.

"Ih kok gitu"-Yeji.

"Kasian, pak Yeonjun ga doyan memek"-Soobin.

Soobin di geplak sama Yeonjun.

"Enteng banget ngomong memeknya"-Yeonjun.

"Gapapa pak"-Soobin.

"ih nyebelin banget"-Yeji.

"Kan kamu banyak daddy nya, masa daddy aku mau di ambil juga"-Soobin menggandeng lengan Yeonjun.

"Ih"-Yeji.

"daddy kamu kan banyak ada 500"-Soobin.

"Ya kan?"-Soobin.

Yeji malu. Akhirnya Yeji menarik heejin pergi keluar.

"Dadaaah"-Soobin melambaikan tangan.

"Ehehe"-Soobin menatap Yeonjun.

"Good boy"-Yeonjun mengusak rambut Soobin.

"Nyebelin tau"-Soobin.

"Makanya Soobin langsung ngaku ngaku"-Soobin.

"Gapapa, kan udah jadi kenyataan"-Yeonjun.

I-iya Pak (YEONBIN)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang