"Soobin"-Yeonjun datang dan mengelus kepala Soobin.
"Pak . . ."-Soobin.
"Diam"-Yeonjun.
"Kita harus jaga rahasia ini ya"-Yeonjun.
"Siapa yang sebarin?"-Soobin.
"Yang pasti bukan aku"-Yeonjun.
"Sabar ya"-Yeonjun memeluk Soobin dan mengecup kepalanya.
Soobin mengangguk.
"Soobiiin"-Yeji.
"Eh"-Soobin.
"Maaf ya bin, kita yang nyebarin beritanya"-Yeji.
"Ga mau"-Soobin.
"OH JADI KALIAN"-Yeonjun.
"Ya maaf pak"-Heejin.
"Gapapa, kalian cuma harus nunggu 1 semester lagi untuk lulus"-Yeonjun.
"M-maksudnya?"
"Kalian tahun ini ga lulus"-Yeonjun.
"Oh gapapa, saya cuma mau kasih tau"-Yeji.
"Apa?"-Soobin.
"Tapi maafin kita dulu"-Yeji.
"Yaudah iya"-Soobin.
"Jeno suka sama kamu"-Yeji.
"Ooh"-Soobin
"Iya, kamu bisa deket sama dia"-Heejin.
"Tapi . . ."-Yeji.
"Tapi?"-Soobin.
"Pak Yeonjun buat aku yah"-Yeji menggandeng tangan pak Yeonjun.
"Yaudah"-Soobin.
"Ih kok yaudah si?"-Yeonjun mendorong Yeji.
"Ya mau di apain pak"-Soobin.
"Ga ada ga ada"-Yeonjun.
"Saya gay"-Yeonjun.
"Yah"-Yeji.
"Karena pak Yeonjun gay, mnding Yeji sama jeno aja ya"-Soobin.
"Gapapa kok"-Soobin.
"Ih kok gitu"-Yeji.
"Kasian, pak Yeonjun ga doyan memek"-Soobin.
Soobin di geplak sama Yeonjun.
"Enteng banget ngomong memeknya"-Yeonjun.
"Gapapa pak"-Soobin.
"ih nyebelin banget"-Yeji.
"Kan kamu banyak daddy nya, masa daddy aku mau di ambil juga"-Soobin menggandeng lengan Yeonjun.
"Ih"-Yeji.
"daddy kamu kan banyak ada 500"-Soobin.
"Ya kan?"-Soobin.
Yeji malu. Akhirnya Yeji menarik heejin pergi keluar.
"Dadaaah"-Soobin melambaikan tangan.
"Ehehe"-Soobin menatap Yeonjun.
"Good boy"-Yeonjun mengusak rambut Soobin.
"Nyebelin tau"-Soobin.
"Makanya Soobin langsung ngaku ngaku"-Soobin.
"Gapapa, kan udah jadi kenyataan"-Yeonjun.
KAMU SEDANG MEMBACA
I-iya Pak (YEONBIN)
Fiksyen PeminatSoobin adalah seorang mahasiswa psikologi yang bertemu dengan dosen baru nya yang sangat menyebalkan yang bernama yeonjun.
