"Bin, kamu sama siapa bimbingannya?"-Jeno
"Sama pak Yeonjun"-Soobin.
"Oooh"-Jeno
"Heem"-Soobin.
"Keknya pak Yeonjun suka sama lu deh"-Jeno
"Biarin, urusan dia"-Soobin.
"Lah"-Jeno
"Yang penting Soobin lulus"-Soobin.
"Aduh aduh"-Jeno mengacak rambut Soobin.
"Soobin"-Yeonjun.
"Iya pak?"-Soobin.
"Ayo bimbingan"-Yeonjun.
"Sekarang?"-Soobin..
Yeonjun mengangguk.
"Duluan ya"-Soobin.
"Iya"-Jeno.
Soobin berjalan di belakang Yeonjun.
"Emm... Pak . . ."-Soobin.
"Nanti"-Yeonjun.
"I-iya"-Soobin.
Yeonjun membawa Soobin ke ruangannya dan mengunci pintunya.
"Kamu ngapain sama jeno?"-Yeonjun.
"Ga ngapa ngapain"-Soobin
"Cuma ngobrol"-Soobin.
"Oh"-Yeonjun.
"Duduk"-Yeonjun.
Soobin duduk di kursi
"Bukan disana"-Yeonjun.
"Terus dimana?"-Soobin.
Yeonjun mengarahkan Soobin duduk di meja nya.
"Pak . . ."-Soobin.
"Sssttt"-Yeonjun.
Yeonjun memandang Soobin.
"Kamu kan bimbingan sama saya"-Yeonjun
"Mau cepat lulus kan?"-Yeonjun.
"Mau"-Soobin.
"Kalau gitu"-Yeonjun meraih tangan Soobin dan mengecup punggung tangannya.
"Kalau gitu apa?"-Soobin.
"Ikut saya kerumah"-Yeonjun.
"Ok"-Soobin.
"Ngerjain di rumah bapak kan?"-Soobin.
"Maybe"-Yeonjun.
"Ayo ikut saya"-Yeonjun.
"Ayo pak"-Soobin
KAMU SEDANG MEMBACA
I-iya Pak (YEONBIN)
أدب الهواةSoobin adalah seorang mahasiswa psikologi yang bertemu dengan dosen baru nya yang sangat menyebalkan yang bernama yeonjun.
