28

1.7K 157 17
                                        

"Bin, kamu sama siapa bimbingannya?"-Jeno

"Sama pak Yeonjun"-Soobin.

"Oooh"-Jeno

"Heem"-Soobin.

"Keknya pak Yeonjun suka sama lu deh"-Jeno

"Biarin, urusan dia"-Soobin.

"Lah"-Jeno

"Yang penting Soobin lulus"-Soobin.

"Aduh aduh"-Jeno mengacak rambut Soobin.

"Soobin"-Yeonjun.

"Iya pak?"-Soobin.

"Ayo bimbingan"-Yeonjun.

"Sekarang?"-Soobin..

Yeonjun mengangguk.

"Duluan ya"-Soobin.

"Iya"-Jeno.

Soobin berjalan di belakang Yeonjun.

"Emm... Pak . . ."-Soobin.

"Nanti"-Yeonjun.

"I-iya"-Soobin.

Yeonjun membawa Soobin ke ruangannya dan mengunci pintunya.

"Kamu ngapain sama jeno?"-Yeonjun.

"Ga ngapa ngapain"-Soobin

"Cuma ngobrol"-Soobin.

"Oh"-Yeonjun.

"Duduk"-Yeonjun.

Soobin duduk di kursi

"Bukan disana"-Yeonjun.

"Terus dimana?"-Soobin.

Yeonjun mengarahkan Soobin duduk di meja nya.

"Pak . . ."-Soobin.

"Sssttt"-Yeonjun.

Yeonjun memandang Soobin.

"Kamu kan bimbingan sama saya"-Yeonjun

"Mau cepat lulus kan?"-Yeonjun.

"Mau"-Soobin.

"Kalau gitu"-Yeonjun meraih tangan Soobin dan mengecup punggung tangannya.

"Kalau gitu apa?"-Soobin.

"Ikut saya kerumah"-Yeonjun.

"Ok"-Soobin.

"Ngerjain di rumah bapak kan?"-Soobin.

"Maybe"-Yeonjun.

"Ayo ikut saya"-Yeonjun.

"Ayo pak"-Soobin

I-iya Pak (YEONBIN)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang