"NGGA BOLEH!!!"
Zellyn berteriak kencang, melarang orang tuanya bercerai
"Zellyn sayang mama sama papa, jangan pisahin mereka!". Ucap Zellyn lirih
Zellyn berlari menuju Papanya lalu memeluknya erat
"Papa ga boleh kasar sama mama, papa harus tinggalin Tante itu, papa ga boleh selingkuh, papa jangan jahat sama mama, papa ga boleh cerai sama mama! Gaboleh!!".
Zellyn berbicara dengan wajah mendongak, menatap wajah papa-nya dan air mata yang tak berhenti mengalir
Zellyn berlari menuju mamanya
"Mama pukul papa aja! Ayo cepetan! Mama ga boleh nangis lagi, mama ga boleh cerai sama papa, ayo mamaaa pukul papa! Pukul yang kenceng, pukul kepalanya, pukul badannya, tapi jangan cerai, Zellyn ga mau!"
Zellyn menghentak hentakkan kakinya ke tanah, tangannya melingkar di pinggang mamanya dan wajah yang mendongak
Zellyn berlari lagi menuju abangnya
"Abangggg! Ayo bantu mama pukulin papa! Abang ga boleh benci sama papa! Abang gaboleh setuju, Abang harus ikut Zellyn, Zellyn ga mau hidup tanpa papa, Zellyn mau kaya Abang Ar yang keluarganya damai!!"
Zellyn melakukan hal serupa pada Zellan
Zellyn tak lagi berlari, gadis itu jatuh terduduk dengan tangan yang mencengkram erat baju di bagian dadanya
"A-abang, se-seshaakk!". Ucap Zellyn terbata bata
Zellan berjongkok didepan Zellyn, wajah Zellyn memerah, tangannya menekan dadanya sendiri
"CEPAT PANGGIL DOKTER!!!". Teriak mama panik
Zellan segera menggendong Zellyn dan membawanya ke kamar yang ditempati mereka semalam
Zellyn masih saja sulit bernafas, tangannya mencengkram erat tangan Zellan membuat tangan Zellan memerah
"ARKAN!! BAWAKAN ALAT BANTU NAFAS!!". Teriak Ayah
Beberapa detik kemudian Arkan datang dengan alat bantu bernafas di tangannya
Arkan hendak memberikannya pada Zellyn, namun gadis itu menepisnya dengan kasar hingga terjatuh
"Sayang, pake ya! Supaya ga sesak lagi!". Ucap Mama pelan
Zellyn menggeleng tak mau, menatap mamanya dengan nafas tersengal sengal dan mata memerah
"Z-Zellyn mau ma-mama hahh sama p-papa bareng bareng hahh lagi hahh, Zellyn gamau hahh kalian hahh ce-cerai!!". Ucap Zellyn terbata bata
"Iya, ngga bakal cerai, sekarang kamu pakai ini ya!". Ucap Mama terpaksa
Zellyn mengangguk, lalu dengan cepat Arkan menempelkan alat tadi ke sekitar mulut dan hidung Zellyn, setelahnya Zellyn kembali bernafas normal
Mama segera memeluk erat tubuh Zellyn, mengecup puncak kepala anaknya bertubi tubi
"Papa!". Panggil Zellan pelan, merentangkan sebelah tangannya pada papa-nya
Dengan senang hati papa memeluknya, kini Zellyn dipeluk oleh Mama dan Papa
---
"Tolong jangan terlalu membuatnya panik, jangan melakukan atau berbicara apapun yang membuatnya tertekan, dia masih terlalu polos, tolong mengertilah!". Dokter mengatakan dengan emosi di wajahnya
Dokter itu adalah mami Sandra!
"Setidaknya jangan bertengkar tepat didepannya, fisik dan psikis-nya lemah! Tidak kah kalian sadar? Hal yang dilakukan kalian hanya akan membuatnya semakin tertekan!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Zellyn and The Sparkling✅ (Terbit)
DiversosAlcatraz Series (Third story) "Selain suka gulali, Zellyn juga suka sama semua orang" Zellyn, gadis manis lucu nan polos menurun dari ibunya Zellyn itu terlampau polos, membuat gadis itu mudah sekali dikelabui banyak orang Zellyn memiliki aura menar...