Holla guys back lagi
jangan lupa spam Komen ya
votenya yukkk
follow author
HAPPY READING
_________^^_________^^_________^^_________
"gue tau hidup lo kurang asik, tapi ya jangan kebanyakan gaya lah"
-Revan-_________^^_________^^_________^^_________
Mereka semua masih berada dicafe yang sama masih tidak ada yang berniat untuk beranjak.
"jadi kita mau bahas apa?"Tanya Ara.
"ye Ra dari tadi kita juga lagi bahas Sarah"jawab Dio menatap Ara malas.
"heheh, ya abisnya gak ada yang serius"kekeh Ara.
"sekarang apa ada rencana?"Tanya Edgar yang angguki oleh Bara.
"eittss tunggu-tunggu inj kita bahas apa si, trus rencana apa gue bener-bener gak paham sama kalian semua"tutur Cindy dengan frustasi.
"lo mending diem dan ikutin semua perintah kita"ucap selia.
Bruk
Cindy menggebrak meja cafe dengan cukup kencang, hal itu membuat perhatian dari sebagian pengunjung cafe menatap Cindy dengan aneh.
"ANJING, lo jadiin gue boneka, HAH"Sarkas cindy dengan nada tinggi.
"Bukan begitu Cindy"jelas Selia mencoba manahan amarahnya.
"heh kunyuk bikin kaget lo"tukas Revan.
"anjir jantung berasa di sleding'tutur Sadewa yang masih memengang bagian dadanya.
"lo dengerin dulu baru marah"tajam Edgar yang membuat nyali Cindy menciut.
"cin bukan gitu maksudnya, maksud kota kamu harus bantuin kita buat cari tau tentang masalah yang ada akhir-akhir ini"tutur Ara mencoba menjelasan.
"awas aja kalo aneh-aneh"peringat Cindy.
"dih, lo nya aja yang aneh-aneh belom apa-apa udah emosi"cetus Dio menatap Cindy sengit.
"Apa lo"Tukas Cindy.
"apa, mau ribut"balas Dio.
"Udah woy"Tukas Elang yang jengah dengan kedua manusia tersebut.
"okeh serius-serius"tutur alano.
"pokoknya diantara kita jangan ada yang gegabah dulu"peringatan itu keluar begitu saja dari bibir Elang.
"gegabah gimana?"Tanya Cindy.
"pokoknya lo diem aja"Tukas Edgar menatap Cindy tajam, diantara semuanya memang Cindy yang paling ember mulutnya dan itu membuat mereka sedikit cemas jika Cindy tidak sengaja keceplosan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aldara transmigration in miracles ( Proses penerbitan )
Fantasy[Follow sebelum baca, sebagian part diprivate] Dikehidupan sebelumnya Aldara Marcella Xie a.k.a Dara mengalami cacat fisik yang membuat dirinya selalu diperlakukan berbeda. Namun, di kehidupannya yang berbeda dengan raga dan keluarga yang berbeda...