Part 22 - Ken and Nick

5K 350 11
                                        

Aby sudah kembali tinggal di mansion setelah 1 Minggu tinggal di Villa karena keinginan kakak dan sepupunya yang memaksa untuk kembali pulang.

Setelah Aby berhasil menghilangkan rasa takut dan phobianya kini kakak dan sepupunya berani mendekati Aby bahkan tidak segan untuk memanjakan Aby.

Dan hari ini berencana pergi ke kantor Ken untuk memberikan makan siang buatan Aby seperti permintaan Ken.

Aby sudah selesai dengan bekal makan siang Ken dan siap untuk pergi Aby di antar oleh supir karena yang lainya sedang sibuk awalnya Alvaro menawarkan untuk mengantarkan Aby tapi Aby menolak.

Tidak butuh waktu lama untuk sampai di perusahaan milik Ken,Aby segera berjalan memasuki gedung pencakar langit  tersebut dan berjalan masuk tapi di cegah oleh resepsionis.

"Maaf dek jika ingin menemui seseorang harus membuat janji terlebih dahulu"ucap salah satu resepsionis bernama Dania.

"Sembarang masuk perusahaan ini bukan tempat main yah"ucap pegawai lainnya bernama Rena menatap sinis Aby dan melihat Aby dari atas hingga bawah melihat penampilan Aby yang biasa.

"Lebih baik keluar deh kamu tuh anak gak tau sopan santun main masuk aja kayak yang gak pernah di ajarin aja sama orang tua"ucap Rena tanpa tau siapa Aby.

"Padahal ini tempat kerja tapi kenapa pakaian anda ketat dengan make up tebal"ucap Aby polos.

"Kurang ajar yah kamu"ucap Rena tangannya terangkat mencoba menampar Aby tapi di tahan oleh Dania.

"Malu sama yang lain"ucap Dania.

"Dek emang ada keperluan apa"ucap Dania.

"Pergi aja sana ganggu pemandangan aja"ucap Rena sinis dan mendorong Aby hingga jatuh.

Tidak lama Ken datang bersama sekertarisnya karena Dania tadi menghubungi sekertaris Ken.

"Ada apa ini"ucap sekertaris Ken bernama Mario.

"Maaf pak ada perempuan main masuk saja"ucap Rena mencoba bersikap baik.

"Sayang"ucap Ken dengan wajah menahan amarahnya melihat Aby terduduk di lantai.

Ken membantu Aby berdiri dan merangkul Aby posesif menatap pegawainya dingin.

"Coba jelaskan"ucap Ken dingin.

Rena yang mendengar hal tersebut dan melihat perilaku Ken menjadi mematung.

"Maaf sebelumnya,adek ini masuk ke dalam tanpa memberitahu alasannya,jadi saya mencoba bertanya"ucap Dania.

"Apa benar begitu"tanya Ken pada Aby.

"Ya, Abang bilang kalau aku sudah sampai langsung ke ruangan Abang saja jadi aku masuk,tapi aku di cegah"ucap Aby jujur

"Tapi kenapa tadi kamu jatuh"ucap Ken menatap dengan wajah menahan amarahnya.

"Maaf,saya tidak tau jika nona ini adik anda Tuan dan dengan kurang sopan Rena mengusir Nona dan hampir di tampar karena ucapan nona yang benar nona juga terjatuh karena Rena"ucap Dania tidak bisa berbohong karena tatap Ken yang mengintimidasi.

"Ma..maaf tuan saya tidak tau jika nona ini adik Tuan tolong jangan pecat saya"ucap Rena ketakutan.

Ken menatap ke arah Mario dan dengan cepat Mario mengerti dengan tujuan Ken.

"Anda tau apa yang harus anda lakukan silakan bawa barang anda keluar dari perusahaan ini sebelum Tuan melakukan hal lain"ucap Mario.

Ken membawa Aby menuju ruangannya di lantai 30 ruangan khusus untuknya.

My Posesif BrotherTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang