Author POV
Jam istirahat banyak di gunakan untuk membeli makan di kantin sama halnya dengan William cs mereka sudah berada di kantin menunggu kedatangan kedua adik sepupu yang belum juga terlihat.
Sebenarnya William tidak mau mengajak Aby ke kantin karena ke adaan kantin yang ramai banyak sekali yang berlalu lalang tapi William mencoba membiaskan Aby berada di keramaian.
Setelah menunggu akhirnya Alvaro datang bersama Aby dan kedua teman Alvaro.
Mereka mendatangi meja William Aby duduk di bangku pojok di sampingnya ada Alvaro dan sebelahnya ada William di depan Aby ada Darren yang sibuk bermain hand phone dan di depan Alvaro ada Rafa lalu ada Leon dan Bryan.
William sengaja menjauhkan Bryan dari Aby karena pastinya Aby tidak akan nyaman.
"Ian,Leon pesenin makan,kali ini gue traktir karena kedatangan adek gue ni"ucap William.
"Ok deh,Lo pada mu pesen apa"ucap Leon.
"Gue nasgor sama jus mangga"ucap William.
"Gue Batagor sama jus jambu"ucap Rafa.
"Gue Bakso sama es teh"ucap Alvaro.
"Hmm,aku Mie ayam sama jus mangga"ucap Aby.
"Bakso,jus jambu"ucap Darren singkat.
Aby mengedarkan pandangannya ke seluruh kantin dia tidak pernah datang ke kantin semenjak insiden itu.
Tanpa sengaja tatapan bertemu dengan manik mata hitam legam milik Darren dia menatap Aby intens membuat Aby mengalihkan pandangannya.
"Dasar Lo ngapain merhatiin adek gue gitu"ucap William menatap tajam Darren.
"Lo posesif banget dah"ucap Rafa.
"Biarin dong dia adek gue"ucap William.
Alvaro menatap Darren dia merasa pernah melihatnya tapi di mana bukanya baru kemarin dia bertemu Darren.
Leon dan Bryan sudah datang dengan nampan makanan pesanan mereka.
Mereka mulai makan dengan tenang tapi Aby merasa tidak nyaman karena banyak yang menatapnya penasaran kenapa dirinya bisa dekat dengan most wanted sekolah.
Alvaro yang dapat melihat jelas ketidak nyamanan Aby dia mengengam tangan Aby agar Aby tidak terlalu takut.
Mereka sudah selesai dengan makanan mereka, beberapa siswi datang menuju meja William cs seperti biasa mereka pasti akan menganggu.
Trisha cs mereka selalu saja mencari perhatian William dkk karena mereka termasuk keluarga terpandang tidak ada yang tidak tau siapa itu keluarga Xanders.
Trisha mendekati William dengan mengoda seperti biasanya membuat William benar benar risih dan muak.
"Lo bisa pergi gak"ucap William dingin.
Siapa sangka William lelaki supel itu bisa menjadi dingin kepada orang lain karena sudah menganggu ke nyamanannya.
"Kamu kok gitu"ucap Trisha centil.
"Ini siapa sok sok,pasti mau deketin kamu terus porotin kamu"ucap Trisha menatap sinis Aby.
Aby diam saja mendengar hinaan Trisha padanya dia tidak bisa melawan karena phobianya itu.
"Tutup mulut Lo"ucap William geram.
"Cabut guys"ucap William
Saat mereka akan meninggalkan kantin Trisha menarik tangan Aby dan mendorongnya hingga jatuh tidak itu saja Trisha menarik rambut Aby.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Posesif Brother
JugendliteraturBesar di panti asuhan tidak membuat mereka putus asa atas apa yang sudah menjadi takdir mereka dengan keadaan yang seperti itu membuat mereka tau arti kehidupan. Mereka anak kembar yang saling mensupport dan menjadi pribadi yang kuat dengan takdir y...
