Author POV
Hari ini Alvaro dan William sudah berada di sekolah mereka berangkat masing masing dengan kendaraan masing masing.
Alvaro Baru saja di beri motor sport baru dari papahnya saat dia akan berangkat ke sekolah.
Mereka sudah sampai di sekolah dan memparkirkan motor mereka berdekatan.
"Al,Nanti istirahat ke kantin ok"ucap William dengan merangkul bahu Alvaro.
"Ok"ucap Alvaro.
"Al,klo lagi sama gue ngomongnya santai aja pake gue-lo"ucap William.
"Ok,klo gitu gue duluan ke kelas kak"ucap Alvaro segera pergi menuju kelasnya.
"Eh,bro"sapa teman William.
"Siapa tadi"ucap Bryan.
"Dia,adik gue"ucap William dengan tersenyum tipis.
"Adik Lo, bukannya Lo gk punya adik yah"ucap Leon.
"Dia adik sepupu gue yang ilang 15 tahun"ucap William.
"Jadi Aby sama Alvaro itu adik sepupu Lo"ucap Rafa.
"Ya gitu,gue gak nyangka padahal mereka ada di sekitar gue tapi gua gak sadar klo mereka adik sepupu gue yang di cari cari selama ini"ucap William.
"Tapi masih bisa bersyukur karena mereka masih hidup"ucap Leon.
"Iya sih"ucap William dengan wajah sedikit sedih.
"Napa wajah Lo gitu"ucap Bryan.
"Gak Yo ke kelas"ucap William.
Mereka segera menuju ke kelas mereka karena bel masuk sebentar lagi berbunyi.
Mereka duduk di bangku paling belakang dan William duduk sendiri dia memandang jendela.
Wali kelas mereka datang dengan siswa baru di sampingnya terlihat wajah siswa itu dingin dan tak bersahabat.
"Baik anak anak,kita kedatangan teman baru dari London,silakan perkenalan nama kamu" ucap wali kelas.
"Darren Vito Luvion"ucap Darren dingin.
"Hanya itu saja,baiklah kamu bisa duduk di tempat kosong,Wil bisa kah kamu duduk bersama dengan Darren"ucap guru itu.
William yang sedari tadi menatap jendela langsung saja menghadap ke depan dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
"Darren Lo.."gumam William.
Darren berjalan menuju kursi di samping William dia menatap William sebentar dan memalingkan wajahnya ke depan.
"Baik,semoga kali bisa berteman dengan Darren,bapak permisi"ucap guru itu.
"Darren Lo udah pulang,kenapa Lo gak ngabarin gue"ucap William.
"Lo masih aja cerewet"ucap Darren dingin.
"Lo jahat banget jadi temen"ucap William kesal.
"Terus gue harus apa"ucap Darren datar.
"Oh iya,adek kembar gue udah ketemu"ucap William senang.
"Bagus lah"ucap Darren acuh.
"Lo mah gitu,padahal dulu Lo paling gak mau jauh jauh sama adek cewek gue Aby"ucap William wajahnya kembali muram.
Darren menatap William aneh,jarang sekali melihat William muram seperti ini selain saat hilangnya kedua adik kembarnya itu.
William selalu terlihat ceria dan juga ramah, William sangat jarang memperlihatkan wajah sedih ataupun muram seperti ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Posesif Brother
Подростковая литератураBesar di panti asuhan tidak membuat mereka putus asa atas apa yang sudah menjadi takdir mereka dengan keadaan yang seperti itu membuat mereka tau arti kehidupan. Mereka anak kembar yang saling mensupport dan menjadi pribadi yang kuat dengan takdir y...
