Part 19 - Hospital

6.2K 376 14
                                        

Saat ini Aby sedang di tangani oleh dokter Alvaro menunggu di dengan keadaan cemas dia merasa gagal lagi untuk menjaga kakaknya.

Keluarganya sudah dia beri tahu sejak beberapa saat yang lalu dan Alvaro melihat William,Kezia serta teman temanya datang.

"Gimana?"tanya William.

"Masih di dalam ruang Operasi"ucap Alvaro.

Mereka menunggu dengan gelisah sungguh kejadian ini di luar dugaan William pikir cewek itu tidak akan berani menganggu Aby tapi dia sampai berani melakukan hal kotor seperti ini.

Tiba tiba keluarga Xander's datang dengan wajah Bunda yang terlihat gelisah dengan air mata yang sudah menetes.

"Kenapa semua ini bisa terjadi papah sudah percayakan Aby pada kalian?"ucap Papah menahan amarah.

"Maaf om ini salah saya,Aby seperti ini karena saya tidak bisa menjaganya hiks..maaf"ucap Kezia merasa Sangat bersalah.

"Maaf sebelumnya tapi kami sudah tau siap pelakunya"ucap Darren mencoba menenangkan Arham.

"Siapa dia?"ucap kakek Angelo.

"Dia Trisha anak dari keluarga Orlando"ucap Kezia.

"Om,saya mau menjelaskan kejadiannya"ucap Kezia.

Kezia menjelaskan semua kejadian yang dialami Aby dan dirinya serta perubahan Aby mereka yang mendengar tidak percaya dengan apa yang sudah terjadi.

"Jadi Aby memiliki kepribadian ganda begitu maksud kamu"ucap Papa Arham.

"Bisa saja om,saya sendiri yang melihat terkejut dengan apa yang terjadi,setelah Aby di kepung Aby pingsan dan dia tiba tiba terbangun tapi dia tidak seperti Aby biasanya bahkan iris matanya berbeda berwarna abu"ucap Kezia.

Mereka masih menunggu di depan ruang operasi sudah 1 jam lebih mereka menunggu akhirnya dokter keluar.

"Bagaiman keadaan anak saya?"ucap Papa Arham.

"Luka yang di alami pasien cukup dalam,serta trauma yang yang dialami membuat pasien koma karena tekanan yang dirasakannya,apa sebelumnya pasien mengalami hal serupa hingga mendapatkan trauma"ucap dokter.

"Ya Tuhan,anak saya sebelumnya pernah mengalami kejadian yang membuat dirinya merasa takut di sentuh,dan baru saja anak saya mengalami lagi"ucap Papa Arham.

"Kemungkinan pasien akan sadar 1 minggu karena tekanan dan trauma yang dimiliki membuat psikisnya terngangu dan bisa saja karena hal ini pasien akan sulit untuk kembali seperti semula,jadi jika bisa saat pasien sudah siuman tolong bantu agar dia merasa nyaman,kalian harus selalu bersamanya,saya permisi"ucap Dokter tersebut.

Bunda sedari tadi masih saja menangis mendengar apa yang dikatakan oleh dokter sungguh Baru saja dirinya merasa bahagia saat kedua anaknya kembali tapi anak perempuannya mengalami lagi hal yang serupa.

Pintu terbuka dan beberapa Suster mendorong brankar Aby menuju ruang rawat intensif semuanya mengikuti dari belakang.

"Kalian bisa pulang untuk istirahat besok bisa kesini lagi"ucap Julian.

"Baik kak,kami permisi"ucap Bryan.

Darren,Bryan,Leon,Rafa dan Kezia segera pergi dari rumah sakit untuk pulang.

"Kalian bisa pulang biar aku dan Julian yang menjaga Aby,Sayang kamu istirahat di rumah ok"ucap Papa Arham.

"Al bawa bunda pulang dia butuh istirahat"ucap papa Arham.

"Baik Pah,Ayo bunda kita pulang,bunda harus istirahat biar bisa jaga kak Aby ok"ucap Alvaro merangkul bunda pulang.

"Pah,biar aku yang cari pelaku"ucap Ken menatap datar Arham.

My Posesif BrotherCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang